Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyatakan saat ini masih menggelar konsolidasi termasuk jajak pendapat soal bakal capres yang akan didukung dalam bursa pilpres 2024. Kopi Darat Nasional PSI kembali menggelar jajak pendapat soal bakal capres 2024 termasuk siapa bakal cawapresnya.
PSI tak mau buru-buru menentukan arah politik karena masih banyaknya momen penting politik. Termasuk hasil uji materi gugatan batas usia capres cawapres di Mahkamah Konstitusi (MK). “38 Ketua DPW berkumpul memberikan mandat kepada DPP dan Dewan Pembina untuk melakukan jajak pendapat lagi. Dan kemudian mempertimbangkan juga wakil presidennya.Kalau kita bisa dukung wakil presidennya memang anak muda kenapa enggak,”Kata Wakil Ketua Dewan Pembina PSI Grace Natalie di Jakarta, kemarin.
“Masih ada waktu. Ojo Kesusu. Ini masih ada sejumlah peristiwa politik yang kitab isa nantikan dalam waktu dekat. Ga usah buru-burulah. Belajar sabar,”sambungnya. Sementara itu Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka mengaku sudah berkomunikasi dengan DPP PDI Perjuangan terkait dengan kehadirannya di acara Kopi Darat Nasional PSI yang digelar di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, kemarin.
Menurut Gibran sebelum keberangkatannya ke bandara untuk menghadiri acara PSI, dia sudah berkomunikasi lewat telepon dengan DPP PDIP. Saat di Jakarta, Gibran menegaskan tidak mengikuti acara apapun yang terkait dengan agenda internal PSI dan hanya mengikuti acara yang diperuntukkan untuk eksternal kader PSI pada malam hari.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Banyak Pemain Naturalisasi Main di BRI Super League, Arya Sinulingga: Banyak Teori Konspirasi!
-
Jumlah Followers di IG Meledak! STY Minggir Dulu, Hector Souto Idola Baru Indonesia
-
Whip Pink Kembali Terlihat di Apartemen Eca Aura, Padahal Sudah Dibantah
-
Viral Drama Tetangga di Jakbar: Tegur Drummer Berisik, Pria Ini Dicekik, Kini Saling Lapor Polisi
-
5 Fakta Pesta Seks Sesama Jenis di Surabaya, 34 Pria Didakwa Pasal Berlapis dan UU Pornografi!
-
Alasan Gusti Moeng Dukung PB XIV Hangabehi, Singgung Jadi Permaisuri Harus Memiliki Syarat Khusus
-
Residu Pilkades Bikin Bansos Melenceng, KemendesKemensos Satukan Data Desa
-
Dinyatakan Bebas, Melani Bos Mecimapro Langsung Janji Selesaikan Utang Refund Konser DAY6
-
Benarkah Libur Sekolah Ramadhan 2026 Sudah Terbit? Ini Faktanya
-
Pengamat: JPN Kejaksaan di Proyek Chromebook Hanya Kawal Prosedur, Bukan Hapus Niat Jahat