DKI Jakarta merupakan provinsi paling rawan menjadi medan politisasi identitas berdasarkan suku, agama, ras dan antargolongan (SARA) pada pemilu 2024. Media sosial dan media daring menjadi saluran yang kerap dipakai untuk menebar politisasi SARA.
DKI Jakarta menempati urutan pertama dengan skor 100 disusul disusul Maluku Utara (77,16). Selanjutnya, Yogyakarta ada di urutan ketiga (14,81). Disusul Papua Barat (14,81), Jawa Barat (12,35), dan Kalimantan Barat (7,4).
Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu RI Lolly Suhenty mengatakan pesta demokrasi di Indonesia kerap menggunakan isu yang menyulut kebencian. Kebencian menjadi mudah terbentuk Ketika isu politik identitas berdasarkan SARA digunakan.
"Kedua isu ini memang sangat mudah diprovokasi karena etnis dan agama merupakan bagian dari identitas kolektif yang mampu menggerakkan suatu kelompok untuk berhadapan dengan kelompok lain," tandas Lolly.
Sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengimbau peserta Pemilu 2024 menghindari kampanye negatif. Meskipun tidak ada hukumannya.
“Kampanye hitam menyampaikan sesuatu yang buruk namun tidak sesuai kenyataan atau hoax, itu ada hukumannya. Kalau negative campaign menyampaikan fakta sisi buruk atau negatif dari seseorang calon. Ini boleh dan tidak ada hukumannya. Tapi mestinya keduanya dihindari,”Kata Mahfud di Universitas Udayana, Bali, kemarin.
Dia ingin Pemilu 2024 berjalan dengan bermartabat, berkeadaban dan penuh kesantunan. Lebih jauh Mahfud mengingatkan bahaya narasi politik identitas. Sebab, narasi ini bikin kontestasi menjadi tidak fair dan berpotensi konflik di akar rumput.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Menteri PPPA Serukan Perang Lawan Kekerasan: 1 dari 2 Anak Pernah Jadi Korban
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Chic sampai Street Look, Intip 4 OOTD ala Ryul LNGSHOT yang Kece Abis!
-
Berapa Harga Tiket Konser Westlife 2027 di Jakarta? Resmi Dibuka Hari Ini
-
Bolehkah Menunaikan Haji Berkali-kali? Begini Hukumnya dalam Islam
-
WBA Tolak Rico Verhoeven Jadi Juara Dunia Andai Kalahkan Usyk
-
Suku Bunga BI Naik Jadi 5,25%, Apakah Semua Cicilan KPR Bakal Ikut Melonjak?
-
Indonesia Harusnya Bisa Lobi Israel Bebaskan 9 WNI yang Ditangkap Karena Ini
-
Jung Woo Sung, Bae Sung Woo, dan Jung Sung Il Diincar Bintangi Film Sejarah
-
Nikmati Sambal Seruit Khas Lampung di Jambi, Tempat Nyaman Rasa Juara!