Suara.com - Stereotip lelaki tua pemarah ternyata ada benarnya. Sebuah studi menemukan, lelaki mulai menemukan periode tidak bahagia dalam hidupnya ketika memasuki usia 70 tahun. Lelaki di usia tersebut mulai merasa depresi dan “diganggu” meski mereka tidak punya banyak masalah.
Peneliti menilai, kondisi mental lelaki mengalami perubahan drastis dan lebih mudah stres, khawatir dan depresi hingga usia 65 tahun. 4 dari lima responden mengutarakan, gangguan yang mereka alami sejak usia 50 tahun mulai surut tetapi mulai meningkat setelah usia 70 tahun.
Merosotnya kebahagian di usia senja kemungkinan besar dipicu kehilangan orang yang dicintai masalah kesehatan dan penurunan mental.
Profesor Carolyn Aldwin dari Universitas Oregon mengatakan,” Secara umum, kehidupan menjadi lebih baik ketika anda bertambah umur dengan pertimbangan semakin dewasa semakin sedikit gangguan dan respon yang muncul lebih baik dibandingkan pria yang lebih muda.”
“Tetapi, ketika anda mulai memasuki usia 70 tahuh, cara menghadapi gangguan itu mulai berubah dan mungkin tergantung pada situasi dalam kehidupan mereka,” jelas Carolyn.
Studi tersebut dipublikasikan di jurnal Psychology and Ageing dengan responden 1.315 pria dengan usia 53-85 tahun. Tujuan studi ini untuk mengetahui perubahan mental kaum lelaki ketika semakin bertambah umur. Teori sebelumnya menyebutkan, kebahagiaan relatif stabil dalam kehidupan kaum pria. Sedangkan teori lain menyebut, orang menjadi lebih bahagia ketika umur bertambah dan teori lain justru menyebut kehidupan menurun drastic saat berusia 80 tahun.
Peneliti menemukan, sejumlah pria bisa menghadapi kesedihan lebih baik saat umur bertambah dengan cara mencurahkan perhatian kepada keluarga atau melakukan hobi.
“Laki-laki tua cenderung bisa menemukan kebahagian meski ada anggota keluarga yang meninggal, kesehatan menurun. Anda bisa kehilangan orangtua tetapi mendapatkan cucu. Anak-anak mungkin meninggalkan rumah tetapi anda mulai menyukai berkebun atau terlibat dalam kegiatan masyarakat,” ujar Carolyn. (Dailymail)
Tag
Berita Terkait
-
Menteri Satryo Disebut Suka Main Pecat dan Pemarah, Pegawai Bentuk Paguyuban Pegawai Ditjen Dikti
-
3 Dekade Menyendiri di Pulau Terpencil, 'Robinson Crusoe' Italia Meninggal usai 3 Tahun Kembali ke Peradaban Maju
-
Menikah Lagi di Usia 93 Tahun, Pria di Tiongkok Minta Kembali Rumah yang Sudah Diberikan ke Rekan Kerja
-
Ada yang Berumur 88 Tahun, Geng Kakek Perampok Mengguncang Jepang Curi Perhiasan dan Wiski
-
Kisah Lelaki Usia Lebih Satu Abad Persunting Perempuan 49 Tahun: Saya Sangat Kesepian!
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
Detektif Jubun Bongkar Rahasia Gelap Money Game Syariah: Waspada Riba Berkedok Surga
-
5 Water Heater Low Watt Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Keluarga Minimalis
-
5 Cushion Anti Keringat untuk Pekerja Kantoran, Makeup Tetap Fresh dan Tak Luntur
-
Rekam Jejak Roby Tremonti, Aktor yang Terseret Isu Child Grooming di Buku Aurelie Moeremans
-
Daftar Wilayah DIY yang Berpotensi Diguyur Hujan Petir hingga Pukul 15.00 WIB Hari Ini
-
5 Hair Tonic untuk Menumbuhkan Rambut, Ampuh Atasi Kerontokan dan Kebotakan
-
4 Sepatu Sneakers Wanita Mulai Rp100 Ribuan, Empuk dan Anti Lecet Dipakai Jalan
-
Kenapa Korban Grooming Seperti Aurelie Moeremans Cenderung Diam? Waspadai Ciri-cirinya!
-
5 Moisturizer Terbaik Harga Pelajar untuk Mencerahkan Wajah, Mulai Rp20 Ribuan
-
Alasan Aurelie Moeremans Terbitkan Buku Broken Strings secara Gratis