Suara.com - Perancang busana Anne Avantie, yang dikenal dengan kebaya rancangannya memilih 'jalan damai' meskipun karyanya sering dicontek orang lain. Ibu dua anak ini menyebut sikapnya sebagai titik keikhlasan.
"Saya memilih jalan damai dengan para plagiat saya. Saya tidak peduli banyak yang menjiplak karya saya," kata Anne disela-sela acara Penganugerahan Kartini Next Generation Award 2014 di Jakarta, Selasa (22/4/2014).
Sudah banyak orang yang menganjurkan agar perancang busana yang sudah 25 tahun berkarya ini, mematenkan karyanya. Namun, ibu dari tiga anak yang khas dengan sanggulnya itu memilih tidak mengklaim karyanya.
"Saya melihat banyak orang Indonesia yang berjuang untuk meyakinkan atau ingin mempertahankan bahwa ini adalah aku, ini adalah milikku, ini karyaku dengan orisionalitasnya adalah sia-sia. Justru dengan berdamai (dengan plagiat) saya bisa menginspirasi orang lain. Tidak perlu klaim ini karyaku," jelasnya.
Menurutnya, jika saran ini dituruti akan banyak orang yang harus berurusan dengan polisi. "Dari Sabang sampai Merauke ada saja yang menjiplak karya saya," ujarnya.
Anne yang kebaya karyanya telah menembus pasar internasional ini menuturkan kemampuannya merancang busana dicapai secara otodidak. Dengan pendidikan terakhir sekolah menengah pertama, Anne mengaku memulai kariernya dari bawah.
"Saya menggerakkan roda industri tetap dari Semarang. Saya juga menerima tukang jahit, tukang payet tanpa harus ada ijazah karena bagi saya karier fesyen seseorang tidak bisa ditutup dengan sebuah kertas (ijazah)," ujarnya.
Tidak hanya dikenal sebagai perancang busana yang handal tetapi Anne juga aktif di kegiatan sosial dengan mendirikan rumah singgah Wisma Kasih Bunda pada tahun 2002 yang merupakan kolaborasi dengan Rumah Sakit St. Elizabeth. Kini, Anne memilih tetap tinggal di Kota Semarang, Jawa Tengah. Ia bolak-balik ke Jakarta dengan menggunakan kereta api karena ia mengaku takut naik pesawat. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Lampung Kian Ramai, Hotel Transit Modern Jadi Kebutuhan Wisatawan dan Pebisnis
-
Punya SPPG Untung Berapa? Lahan Basah Dadan Hindayana Korupsi Dapur MBG
-
4 Shio Paling Beruntung dan Panen Rezeki pada 4 Juni 2026: Ada Kuda hingga Monyet
-
5 Minyak Kemiri untuk Mengatasi Rambut Rontok, Bantu Menguatkan Akar dan Bikin Tebal
-
Bedak Padat yang Bagus Merek Apa? Ini 7 Pilihan Terbaik yang Sudah BPOM
-
Hangat dan Playful, Karakter Gemas Zo&Friends Hadir dalam Koleksi Fashion Baru
-
Dadan Hindayana dari Partai Apa? Eks Kepala BGN yang Dijemput Kejagung
-
Berapa Lama Menumbuhkan Rambut Pakai Minyak Kemiri? Ini Penjelasan dan Faktanya
-
4 Sepatu Lokal Aerostreet Paling Laris di Shopee, Cek Review dan Harganya
-
Nanik S Deyang Lulusan Mana? Ini Pendidikan Kepala BGN yang Baru