Suara.com - Setiap hari Minggu, Kawasan Kota Tua, Jakarta Barat tak pernah sepi oleh pengunjung. Kawasan Kota Tua, yang di masa penjajahan Belanda menjadi pusat pemerintahan, memang memiliki magnet tersendiri baik warga untuk mengunjunginya. Dan kini pemerintah provinsi DKI Jakarta makin serius mengelola Kota Tua, yang terkenal dengan bangunan bergaya kolonialnya, menjadi tujuan wisata utama di Kota Jakarta.
[gallery ids="72202,72203"]
Salah satu favorit warga saat berkunjung ke Kota Tua adalah Taman Fatahillah yang terletak tepat di depan bangunan Museum Sejarah Jakarta. Kawasan ini memang sangat cocok untuk dijadikan tempat bersantai. Bangunan lama yang mengelilingi taman ini, membuat Taman Fatahillah menjadi obyek foto yang sayang dilewatkan.
Bila Anda berkesempatan mengunjungi area Taman Fatahillah, jangan lupa meluangkan waktu untuk mengunjungi museum-museum yang berada di sekitarnya.
Ada banyak museum di di kawasan Kota Tua. Di sisi kirinya, ada Museum Wayang yang dulunya merupakan gereja. Sedangkan di sisi kanan ada Museum Keramik dan Seni Rupa, sedangkan di depan gedung museum ada Gedung Kantor Pos Indonesia.
Di Museum Sejarah Jakarta Anda dapat menelusuri jejak sejarah Jakarta sejak masa prasejarah. Salah satu koleksi Museum ini adalah meriam si Jagur, penjara bawah tanah, pedang eksekusi, hingga lukisam Gubernur Jenderal VOC Hindia Belanda tahun 1602 - 1942.
Sedangkan di Museum Wayang, Anda dapat melihat berbagai koleksi wayang dari daerah-daerah di Indonesia seperti Jawa, Sunda, Bali, Lombok, Sumatera dan juga luar negeri antara lain Malaysia, Suriname, Kelantan, Perancis, Kamboja, India, Pakistan, Vietnam, Inggis, Amerika dan Thailand.
Ada sekitar 5.147 koleksi wayang di sini, terdiri dari beberapa perangkat Wayang Kulit, Wayang Golek, berbagai topeng, wayang kaca, wayang seng, lukisan dan boneka-boneka dari luar negeri. Adapula beberapa koleksi langka dari Nusantara antara lain Wayang Intan, Wayang Suket, Wayang Beber dan Wayang Revolusi.
Anda juga dapat melihat boneka terkenal yang populer hingga saat ini, yakni si Unyil dan teman-temannya, yang dulu ditayangkan di TVRI.
Setelah puas berjalan-jalan di Museum wayang, Anda pun dapat mencoba tujuan berikutnya, yakni Museum Seni Rupa dan Keramik yang tepat berada di seberang Museum wayang. Sesuai dengan namanya, di bangunan bergaya Neo-Classic ini memiliki hampir 8000 koleksi seni rupa dan keramik.
Beberapa koleksi unggulan yang amat penting bagi sejarah perkembangan seni rupa Indonesia, seperti lukisan Bupati Cianjur karya Raden Saleh, pengungsian karya Hendra Gunawan dan Pejuang karya Agus Djaya. Sementara untuk keramiknya, Museum ini menyimpan koleksi keramik yang berasal dari berbagai sentra industri keramik di Indonesia, seperti Kasongan, Plered, Singkawang dan masih banyak lagi.
Selain tiga museum tersebut, Anda masih dapat mengunjungi Museum Bank Mandiri dan Museum Bank Indinesia yang letaknya berdampingan. Adapula Museum Bahari dan Menara Syahbandar yang terletak tepat di pinggir pantai Laut Jawa.
"Saya kalau liburan memang sering ke sini. Ajak keluarga, anak-anak biar pada main. Liat Museum senang," ujar Anri pengunjung yang datang bersama keluarganya.
Tag
Berita Terkait
-
Waspada Banjir di Puncak Musim Hujan, Ini 5 Hal Penting yang Wajib Disiapkan
-
Beckham Putra Ungkap Alasan Selebrasi Ice Cold saat Kalahkan Persija Jakarta
-
Bobotoh Padati GBLA, Bojan Hodak Sebut Atmosfer Laga Persib vs Persija Fantastis
-
Banjir Arteri, Polisi Izinkan Sepeda Motor Masuk Tol Sunter dan Jembatan 31
-
Banjir Jakarta Meluas, 22 RT dan 33 Ruas Jalan Tergenang Jelang Siang Ini
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
-
Klaim Pakai Teknologi Canggih, Properti PIK2 Milik Aguan Banjir
-
6 HP Murah dengan Kamera Terbaik Januari 2026, Harga Mulai 2 Jutaan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
Terkini
-
Dari Minuman Kekinian hingga Dessert Estetik, Ini Dia Tren Kuliner Viral 2025
-
Jadi Juara, ISI Jogja & SMKN 5 Denpasar Siap Tampil di Grand Final iForte National Dance Competition
-
Kenalan Apa Itu Transformasi Digital, dari Cara Kerja Manual ke Sistem yang Lebih Rapi
-
5 Hair Tonic untuk Atasi Ketombe dan Gatal, Kulit Kepala Jadi Lebih Sehat
-
5 Sepatu Jalan Lokal Murah Versi Dokter Tirta, Anti Pegal dan Kalcer Dipakai Bergaya
-
7 Rekam Jejak Dr Tyler Bigenho, Suami Aurelie Moeremans Ternyata Dokter Spesialis 'Kretek'
-
7 Sunscreen Tone Up di Indomaret untuk Cerahkan Wajah, Mulai Rp17 Ribuan
-
5 Cat Rambut yang Ampuh Tutupi Uban di Alfamart, Harga Mulai Rp14 Ribuan
-
5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
-
5 Merek Vitamin B Complex Terbaik untuk Jaga Energi dan Saraf Usia 45 ke Atas