Rosti adalah makanan khas Swiss dengan bahan utama kentang yang dipotong tipis menyerupai batang koreng api. Potongan-potongan kentang itu kemudian dikukus hingga empuk, dan digoreng menjadi satu.
"Kami menggunakan minyak khusus yang kami impor dari Swiss. Rosti tidak bisa digoreng dengan sembarang minyak. Minyak khusus rosti dapat membuat harum, sehat, rendah kalori dan membuat rostu menjadi padat," jelas Pantriyo.
Telur mata sapi yang bertengger di atas Rosti with beef bacon and egg semakin membuat cantik dan menggoda hidangan itu.
Rasanya sungguh lembut dan rasa butter yang dominan membuat semakin lezat. Rasanya tak percaya hidangan ini tanpa garam, karena rasa asinnya begitu pas dilidah.
Setelah kenyang menikmati porsi Rosti with beef bacon and egg yang terbilang cukup besar, savory creep with chicken topping pun sudah menunggu di depan saya.
Savory creep with chicken topping lebih mirip dengan kebab asal timur tengah. Bedanya, savory creep with chicken topping berisi ayam dan di potong menjadi beberapa bagian.
Savory creep with chicken topping di makan memakai saus jamur yang sangat lezat. Rasanya pasti sungguh pas di lidah siapa pun.
Marche memiliki enam kios yang menyediakan beragam hidangan.
Mulai dari pasta, pizza, steak, beragam appetizer seperti salad, pastry dan bakery hingga kios minuman yang menyediakan kopi, teh, jus dan home made drink.
Untuk berkeliling dan menyicip jajanan di 'Pasar khas Swiss' ini, Anda perlu merogoh kocek sebesar Rp75.000 hingga Rp200.000.
Berita Terkait
-
Adu Resep Ayam Aldi Taher vs Chef Hideki, Siapa Lebih Kreatif?
-
Wisata Gastronomi Kian Dilirik, Dinilai Bisa Jadi Penggerak Ekosistem Kuliner Indonesia
-
Makin Praktis! Ini Rahasia Bisnis Kuliner Kekinian Kelola Pesanan Tanpa Ribet
-
RM Cempaka Sari: Oase Kuliner Minang di Jambi yang Menjaga Keaslian Resep Turun-Temurun
-
Ayam Goreng Kian Beragam, Ini Tren Rasa yang Bertahan Lebih dari Satu Dekade
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Badai Pasti Berlalu! 5 Shio Ini Akhiri Masa Sulit dan Banjir Rezeki pada 26 Juni 2026
-
Ciri-Ciri Kulkas Boros Listrik, Kenali sebelum Tagihan Membengkak
-
6 Cara Mencegah Bunga Es Muncul di Kulkas agar Mesin Tidak Cepat Rusak
-
3 Aluminium Foil Insulasi untuk Menahan Panas Pada Atap Seng, Rumah Adem dan Tak Berisik
-
5 Cara Atasi Saluran Air Mampet Akibat Tanah atau Lumpur di Rumah
-
Mengenal Kandungan PDRN dalam Skincare, Bahan Aktif Viral yang Bikin Kulit Kencang dan Glowing
-
Cushion Mini yang Bagus Merek Apa? Ini 3 Pilihan Mungil dengan Hasil Maksimal
-
4 Cara Pakai Soda Api untuk Atasi Saluran Air Mampet akibat Rambut atau Lumpur
-
Selain Koi, 6 Ikan Ini Dipercaya Membawa Keberuntungan Menurut Feng Shui
-
4 Cara Atasi Pompa Air yang Harus Dipancing Terus-menerus