Kata orang, jatuh cinta adalah kecelakaan. Anda tak bisa merencanakan kepada siapa akan jatuh cinta, dan tidak ada keajaiban jika Anda jatuh cinta pada orang yang lebih tua. Dan berkencan dengan orang yang lebih tua bukanlah hal yang buruk. Anda hanya perlu untuk mempertimbangkan pro dan kontra ketika memutuskan untuk terus berhubungan dengannya.
Satu hal mendasar yang harus diingat adalah Anda perlu percikan atau chemistry untuk berada di dekatnya. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat berkencan dengan orang yang lebih tua.
Anda hanya perlu menjadi diri sendiri, dan tidak harus berusaha terlihat matang. Dia akan lebih baik, sabar dan peduli terhadap perasaan Anda kok. Dan Anda bisa memastikan ia akan memandu Anda dan akan memberikan solusi yang tepat karena ia lebih berpengalaman daripada Anda.
Berikut beberapa tips yang perlu Anda pertimbangkan ketika berkencan dengan orang yang lebih tua. Tips ini akan membuat Anda menjadi diri sendiri dan menjalin hubungan tanpa kecemasan atau keragu-raguan.
1. Sabar
Ini adalah salah satu tips berkencan dengan orang yang lebih tua. Anda perlu memahami gaya hidup dan jadwalnya. Dia lebih tua dari Anda dan telah bertahun-tahun mantap dalam hidup dan karirnya. Ini berarti bahwa ia memiliki lebih banyak tanggung jawab. Anda tidak bisa berharap dia selalu bersama Anda.
2. Jangan mengingatkan tentang usianya.
Ketika memutuskan berkencan dengan laki-laki yang lebih tua, berarti Anda telah menyeberangi tahap pengenalan awal. Jadi, Anda berdua tahu bahwa ia sedikit lebih tua, jadi tidka perlu terus menerus menyebut hal ini, karena ini tidak ada gunanya untuk hubungan. Anda harus bersikap tenang dan mencoba menghindari lelucon soal usia aseminimal mungkin.
3. Jaga komunikasi yang terbuka.
Hal lain yang harus Anda perhatikan adalah Anda harus dapat berbicara dengannya pada tingkat yang sama sekali berbeda dari apa yang Anda lakukan dengan teman-teman Anda. Anda harus transparan dalam komunikasi Anda. Cobalahn untuk lebih mengenalnya hingga Anda akan menemukan hal-hal yang dapat dibahas bersama.
4. Tunjukkan keterampilan Anda dalam urusan domestik.
Laki-laki yang lebih tua akan menghargai perempuan yang cekatan mengurus rumah. Lelaki berumur cenderung mencari seseorang yang bisa memainkan peran seorang istri yang tepat dan seseorang yang bisa mengurus keluarga. Jadi jangan ragu untuk memasak untuknya setiap kali ada kesempatan.
5. Beri dia dukungan.
Dia telah melalui beberapa perubahan karir atau krisis paruh baya yang mungkin tidak akan Anda mengerti. Satu-satunya yang dapat Anda lakukan adalah mendukung dia sepenuhnya.
(boldsky.com)
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- 7 Sepatu Skechers Wanita Tanpa Tali, Simple Cocok untuk Usia 45 Tahun ke Atas
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
Contoh Khutbah Jumat tentang Isra Miraj, Bertepatan Jumat Terakhir Bulan Rajab
-
5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
-
Terpopuler: Pernikahan Kak Seto Mendadak Disorot, Daftar Shio Paling Hoki 16 Januari 2026
-
Terpopuler: Pilihan Mobil untuk Mudik Keluarga, Tanda Honda BeAT Mulai Lelah
-
Saham Rasa Kripto, Gaya Baru Investasi Digital Native
-
Kulit Kusam? Ini 5 Body Lotion yang Bisa Membantu Mencerahkan Kulit
-
Hasil Studi: Reputasi Kelihatan Abstrak, Tapi Bisa Bikin Perusahaan Panen Untung
-
Tren Steak Premium: Eksplorasi Rasa Daging Sapi Australia di Awal Tahun
-
Parfum Wardah Bisa Tahan Berapa Jam? Ini 5 Varian yang Wanginya Paling Awet
-
Mengapa Menulis Memoar seperti Aurelie Moeremans Bisa Sembuhkan Trauma Masa Lalu?