Suara.com - Orang tua harus menyiasati pengaturan perangkat keras untuk mengatasi dampak negatif internet terhadap anaknya.
"Bukan gadget yang menimbulkan dampak negatif, tetapi kontennya," kata pemerhati teknologi Dominikus Susanto, dalam bincang-bincang "Gadget dan Internet Untuk Anak, Yes or No?" di Jakarta, Sabtu (15/11/2014).
Menurut dia, banyak anak menggunakan telepon pintar atau komputer tablet untuk mengakses internet. Sehingga yang harus dilakukan orang tua adalah mencegah putra-putrinya agar tidak mengakses situs yang tidak sesuai.
Bila menggunakan perangkat iOS, ujar Susanto, orang tua sebaiknya mengunci aplikasi tertentu, misalnya video game, agar anak hanya dapat mengakses aplikasi tersebut saat menggunakan perangkat. Sementara itu, bila menggunakan Android, orang tua dapat mengatur saringan konten di Play Store agar anak tidak dapat mengunduh aplikasi yang tidak sesuai dengan usianya.
Bila menggunakan komputer, orang tua juga sebaiknya mengatur situs-situs yang boleh diakses anak dan memonitor aktivitas anak di jejaring sosial dengan memanfaatkan aplikasi tertentu, misalnya www.socialshield.com.
"Internet dengan kontrol sehingga jadi sesuatu yang positif," kata dia.
Ia mengatakan gadget dan internet memiliki dampak positif bila dimanfaatkan dengan baik, seperti membuat anak terbiasa dengan perangkat komputer, menstimulasi imajinasi, kemampuan berbahasa bila memainkan permainan berbahasa asing dan meningkatkan semangat untuk menang.
Bila digunakan tidak tepat, gadget dan internet akan membuat kemampuan bersosialisasi menurun, bullying di dunia maya hingga gangguan kesehatan. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI