Suara.com - Berapa jam sehari, Anda habiskan waktu untuk perjalanan ke tempat kerja, satu, dua, tiga atau bahkan empat jam? Jika memang lebih dari empat jam, Anda perlu menimbang-nimbang untuk pindah rumah atau pindah kerja.
Karena menurut sebuah penelitian terbaru dari University of Waterloo seperti dirilis di "World Leisure Journal", makin banyak waktu yang dihabiskan di jalan bisa berdampak buruk. Makin lama berada di jalan, akan semakin rendah kualitas hidup seseorang. Bahkan bisa-bisa stres dan berbagai masalah kesehatan akan melanda.
"Kami menemukan bahwa semakin lama waktu yang dibutuhkan seseorang untuk pergi bekerja, semakin rendah kepuasan mereka dengan kehidupannya," kata Margo Hilbrecht, profesor ilmu kesehatan terapan yang memimpin penelitian itu.
Penelitian itu menganalisis data Statistik Kanada untuk lebih memahami hubungan antara waktu perjalanan dan kepuasan hidup seseorang. Mereka menemukan hubungan antara penurunan kepuasan hidup dengan perjalanan yang haus ditempuh ke tempat kerja.
"Beberapa orang mungkin menikmati perjalanan, tapi secara keseluruhan waktu tempuh yang lebih lama berhubungan dengan perasaan krisis yang dapat meningkatkan tingkat stres," kata Hilbrecht.
Salah satu faktor yang sangat berkorelasi dengan kepuasan hidup adalah kurangnya aktivitas fisik. Aktivitas fisik, ujar Hilbrecht, dapat mengurangi tingkat stres. Namun kendalanya, waktunya tidak ada.
"Kami belajar bahwa orang-orang yang memiliki waktu untuk beraktivitas fisik merasa lebih puas dengan hidupnya," pungkasnya.
Kemacetan selama ini dinilai sebagai biang utama, yang menggerus waktu para pekerja untuk beristirahat, bersantai maupun berkumpul dengan keluarga. Kemacetan juga dikaitkan dengan gangguan kesehatan mental dan fisik, termasuk hipertensi, obesitas, kelelahan dan segala penyakit yang berhubungan itu. Faktor lain yang memengaruhi kepuasan hidup para penglaju adalah jam kerja yang fleksibel dan pendapatan yang sepadan.
"Ini pesan untuk para pekerja untuk mendorong jam kerja yang fleksibel atau meluangkan waktu untuk bersantai untuk meningkatkan kepuasan dalam kehidupan mereka," kata Hillbrecht. (timesofindia.com)
Berita Terkait
-
Antisipasi Kerusakan Komponen Mobil Saat Terjebak Kemacetan Panjang
-
Macet Jakarta Tak Berujung, Dishub DKI Akui Kekurangan 'Senjata' Hadapi Truk Besar Mogok
-
Menikmati Perjalanan: Alasan Aku Berhenti Mengarungi Kemacetan Sendirian
-
Rekayasa Lalu Lintas Imbas Penanganan JPO Tendean, Ini Rute Pengalihan Kendaraan
-
Jalan Kebon Sirih Menyempit Jadi Dua Lajur, Kemacetan Mengular Hampir 1 Kilometer
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
12 Tanaman Indoor Pembawa Keberuntungan Sesuai Shio, Mana yang Cocok untukmu?
-
Persija vs Persib di GBK, Operator Bongkar Proses di Balik Duel Panas 12 September
-
Askrindo Pertahankan Rating idAA+ dari Pefindo
-
Review dr Tirta Jajal Adidas Hyperboost Edge, Sepatu Lari Happening Harga Rp3,5 Jutaan
-
Meta Business Agent Resmi Hadir di Indonesia, AI WhatsApp Bisa Jawab Chat hingga Bantu Jualan 24 Jam
-
Kejagung Periksa Lagi 12 Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Program MBG
-
Ulasan The Atypical Family, Fantasi Superhero dengan Pendekatan Psikologis
-
Kala Belanja di Indomaret Bisa Ngutang, BayarNanti!
-
Benny K. Harman Dikecam Usai Pernyataannya yang Dinilai Merendahkan Wartawan
-
Purbaya Ungkap Penerimaan Pajak Masih Aman, Goda Bahlil Tambah PNBP ESDM