Suara.com - Menteri Pariwisata Arief Yahya menargetkan untuk mendatangkan 10 juta wisatawan mancanegara selama 2015.
Arief Yahya mengatakan kondisi pariwisata Indonesia pada 2014 cukup cerah. Karena itu, Kemenpar menetapkan tahun 2015 dengan jumlah kunjungan wisman sebesar 10 juta atau tumbuh sekitar 7-8 persen.
"Jumlah wisatawan nusantara (wisnus) sebesar 254 juta, perolehan devisa sebesar 12,05 miliar dolar Amerika dan pengeluaran wisnus Rp201,5 triliun, serta jumlah tenaga kerja di bidang pariwisata sebanyak 11,3 juta orang," katanya.
Ia mengatakan capaian pariwisata 2014 menjadi pijakan dalam menetapkan target 2019 yang besarnya dua kali kipat.
Secara makro, target 2019 memberi kontribusi pariwisata terhadap PDB nasional akan menjadi 8 persen dengan devisa yang dihasilkan sebesar Rp240 triliun serta menciptakan 13 juta lapangan kerja.
Selain itu, target kunjungan wisman meningkat menjadi 20 juta wisman dan wisnus naik menjadi 275 juta, serta daya saing pariwisata Indonesia akan meningkat berada pada peringkat 30 besar dunia.
Pihaknya mencatat capaian angka sementara jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia tahun 2014 sebesar 9,3 juta wisman.
"Perkembangan kunjungan wisman pada periode Januari hingga Oktober sebesar 7.755.616 wisman," katanya.
Adapun capaian wisman pada Oktober 2014 sebanyak 808.767 wisman atau tumbuh 12,34 persen dan apabila capaian pada November dan Desember 2014 signifikan, maka target akhir tahun ini optimistis tercapai.
Sementara itu, jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) pada tahun 2014 sebanyak 251juta perjalanan. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Kisah Jalian Setiarsa Kembangkan UMKM Tembus Pasar Internasional Didukung Ekosistem BRI
-
Daftar Mobil Terlaris Segmen LSUV Semester Satu 2026, Seberapa Dominan Rush dan Terios?
-
Pasar Eropa Jadi Senjata Utama BYD Geser Toyota Setelah Amerika Serikat Tutup Pintu
-
Diduga Korban Bullying, Pelajar di MAN 3 Padang Belajar Merakit Bom dari Media Sosial
-
Setelah 28 Tahun Mangkrak, Bahlil: Baru Zaman Prabowo Proyek Masela Jalan
-
Kopdes Merah Putih Boleh Kelola Tambang? Jubir Gerindra: yang Penting Sesuai Aturan
-
BPDP Ungkap Temuan Riset Sawit, Bisa untuk Suplemen Ibu Hamil hingga Bensin
-
4 Pelembap Anti-Aging Lokal untuk Usia 25-an, Wajah Awet Muda Bebas Penuaan
-
Hampir Semua Pelaku Kejahatan SDA-LH Divonis Bersalah, Tapi Tak Jera!
-
Kisah di Balik Foto Messi Mandikan Lamine Yamal yang Viral Jelang Final Piala Dunia