Suara.com - Bagi banyak perempuan, alat pengering rambut menjadi 'senjata utama'. Dalam keadaan terburu-buru, alat ini menjadi vital karena banyak perempuan tak suka keluar rumah dengan rambut masih dalam keadaan basah. Namun kadang, mengeringkan rambut dengan hair dryer, butuh waktu cukup lama.
Seorang desainer merancang sebuah alat alternatif ramah lingkungan pengering rambut tradisional. yakni sepasang sarung tangan yang terbuat dari mikrofiber hi-tech. Hair Drying Gloves, demikian alat ini dinamakan, secara fisik meyerupai sarung tangan biasa. Namun pembuatnya mengklaim alat ini bisa mengeringkan rambut basa dua kali lebih cepat daripada handuk biasa.
Mikrofiber pada sarung tangan ini dirancang khusus untuk menyerap air dan membuat rambut benar-benar kering. Mereka bahkan mengeringkan rambut tanpa menghapus produk styling rambut. Seperti gel dan hairspray.
Musim hujan seperti sekarang ini, Anda pasti sering terjebak di suatu tempat dengan kondisi rambut yang basah kuyup. Dengan menggunakan sarung tangan ini, Anda dapat mengeringkan rambut dalam perjalanan. Dan untuk tidak diperlukan listrik.
Perwakilan dari Hammacher Schlemmer sebuah perusahaan retail online mengatakan bahwa alat ini merupakan solusi pengeringan rambut dengan kemungkinan kerusakan yang sedikit.
"Sarung tangan bekerja dengan menyerap air dari rambut, mengikatkan dalam sarung tangan
dan menguapkannya. Mikrofiber ini sangat cepat menyerap air tanpa menghilangkan fungsi penataan rambut," katanya.
Sarung tangan ini dijual secara online seharga 13 poundsterling atau Rp253 ribu. (dailymail.co.uk)
Berita Terkait
-
5 Hair Dryer Low Watt yang Hemat Listrik, Cocok untuk Anak Kos hingga Traveling
-
Saham MARK Dilirik Investor, Kapasitas Produksi Terisi Penuh dan Dividen Melimpah
-
Mark Dynamics (MARK) Tebar Dividen Rp90 per Saham, Berikut Jadwalnya
-
Sarung Tangan Plastik Makan: Higienitas, Efisiensi, atau Limbah Baru?
-
Indonesia akan Ekspor Sarung Tangan Medis dengan Potensi Investasi Rp 200 Miliar
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
BRI Kembangkan Ekosistem Emas Terintegrasi untuk Masa Depan Indonesia
-
Prabowo Didesak Banyak Mendengar, Bukan Umbar Retorika Kosong Lewat Monolog
-
PLN Buka 79 Proyek Panas Bumi, Kejar Tambahan Kapasitas 3,1 GW
-
500 Ribu Lebih Investor Buang Saham RANS, Harganya Makin Anjlok
-
5 Serum Alpha Arbutin untuk Mencerahkan Wajah dan Flek Hitam Sesuai Review Pengguna
-
DPR Prihatin Rektor Unsoed Kena OTT KPK: Kampus Itu Meritokrasi, Bukan Ruang Transaksi
-
BRI dan Pegadaian Sinergikan Ekosistem Emas untuk Indonesia
-
BRI Siap Jadikan Potensi Emas Indonesia Kekuatan Ekonomi Nasional
-
BRI Perkuat Peran Emas Sebagai Investasi dan Penyimpan Nilai
-
Iran Siapkan Rudal Generasi Baru Lawan Amerika Serikat, Hulu Ledak Canggih dan Presisi