Lifestyle / Food & Travel
Senin, 02 Februari 2015 | 09:21 WIB
Tempat wisata Angkor Wat (shutterstock)

Tiga wisatawan asal Prancis akan dideportasi dari Kamboja, karena kedapatan foto telanjang satu di kompleks candi Angkor Wat, salah satu tujuan wisata terkenal di negara itu. Ketiga orang itu --yang semua laki-laki-- mengaku telah berfoto tanpa selembar benang pun di dalam kuil Banteay Kdei, salah satu candi di tempat wisata yang telah ditetapkan menjadi warisan dunia ini. Setelah dideportasi, ketiganya akan dilarang masuk kembali ke Kamboja selama empat tahun.

"Mereka mengaku melakukan kesalahan dan meminta orang-orang Kamboja untuk mengampuni mereka atas tindakan mereka," kata jaksa Koeut Sovannareth yang menangani kasus ini. Kasus ini menyebabkan kemarahan mendalam di antara rakyat dan pejabat Kamboja, yang mengatakan mengambil foto bugil di sebuah situs suci seperti itu sebagai sebuah penodaan dan sangat menyinggung perasaan.

"Mereka akan dideportasi dari Kamboja segera," tambah Sovannareth, mengatakan ketiga orang itu  ihukum atas dua tuduhan, menodai tempat publik dan pornografi.

Pengadilan juga memerintahkan tiga orang untuk membayar denda hampir 1.000 dolar atau sekitar Rp12 juta.

"Mereka mengatakan tujuan mereka berfoto bugil untuk kenang-kenangan, tetapi kami percaya bahwa niat mereka adalah untuk menggunakan foto dalam publikasi seperti kalender," kata Sovannareth.

Ketiganya ditangkap hanya beberapa hari setelah serangkaian foto-foto perempuan Asia berpose telanjang di kuil kuno Kamboja, yang memicu kemarahan di kalangan masyarakat Kamboja.  Angkor Archaeological Park, adalah situs warisan dunia yang merupakan bekas ibukota kerajaan Khmer kuno yang berdiri sekitar abad ke-9. (news.com.au/AFP)

Load More