Tiga wisatawan asal Prancis akan dideportasi dari Kamboja, karena kedapatan foto telanjang satu di kompleks candi Angkor Wat, salah satu tujuan wisata terkenal di negara itu. Ketiga orang itu --yang semua laki-laki-- mengaku telah berfoto tanpa selembar benang pun di dalam kuil Banteay Kdei, salah satu candi di tempat wisata yang telah ditetapkan menjadi warisan dunia ini. Setelah dideportasi, ketiganya akan dilarang masuk kembali ke Kamboja selama empat tahun.
"Mereka mengaku melakukan kesalahan dan meminta orang-orang Kamboja untuk mengampuni mereka atas tindakan mereka," kata jaksa Koeut Sovannareth yang menangani kasus ini. Kasus ini menyebabkan kemarahan mendalam di antara rakyat dan pejabat Kamboja, yang mengatakan mengambil foto bugil di sebuah situs suci seperti itu sebagai sebuah penodaan dan sangat menyinggung perasaan.
"Mereka akan dideportasi dari Kamboja segera," tambah Sovannareth, mengatakan ketiga orang itu ihukum atas dua tuduhan, menodai tempat publik dan pornografi.
Pengadilan juga memerintahkan tiga orang untuk membayar denda hampir 1.000 dolar atau sekitar Rp12 juta.
"Mereka mengatakan tujuan mereka berfoto bugil untuk kenang-kenangan, tetapi kami percaya bahwa niat mereka adalah untuk menggunakan foto dalam publikasi seperti kalender," kata Sovannareth.
Ketiganya ditangkap hanya beberapa hari setelah serangkaian foto-foto perempuan Asia berpose telanjang di kuil kuno Kamboja, yang memicu kemarahan di kalangan masyarakat Kamboja. Angkor Archaeological Park, adalah situs warisan dunia yang merupakan bekas ibukota kerajaan Khmer kuno yang berdiri sekitar abad ke-9. (news.com.au/AFP)
Berita Terkait
-
Setelah 13 Hari Ditutup, Wisata Bromo Kembali Dibuka untuk Pengunjung
-
Turis Masuk Thailand Wajib Bayar Rp 241 Ribu Mulai Tahun 2027
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Bromo Ditutup karena Kebakaran, 3.062 Wisatawan Bisa Refund atau Reschedule Tiket
-
Wamenpar Ni Luh Puspa Sebut Perilaku Wisatawan Berubah, Incar Taman Rekreasi hingga Atraksi Wisata
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana