Banyak sudah penelitian mengungkap manfaat seks. Seks disebut sebagai aktifitas yang dapat dinikmati, tapi juga mendongkrak kekebalan tubuh, membakar kalori, menurunkan tekanan darah sistolik, dan juga dianggap sebagai latihan kardio yang efektif.
Tapi, di samping itu semua Anda juga perlu tahu jika aktivitas ini juga dapat berubah menjadi bencana jika And atak hati-hati melakukannya.
Gineokolog dan andrologis asal Mumbai, menguraikan beberapa bahaya seks, dan cara bagaimana menanganinya.
Yang pertama adalam fraktur penis. Mungkin Anda agak heran dengan cidera yang satu ini. Ya, harus diakui ini memang cukup aneh, mengingat organ satu ini tidak memiliki tulang.
Cidera ini terjadi ketika penis yang sedang ereksi tiba-tiba menjadi bengkok dan lemas. Mungkin ini saatnya bagi lelaki untuk 'mengistirahatkan' senjata mereka.
Anda tidak dapat mengetahui kapan hal ini terjadi, karena Anda akan mendengar derak suara sebelum mengalami sakit luar biasa dan diikuti pembengkakan serta memar biru di daerah tersebut. Cidera ini juga dapat menyebabkan uretra robek, di mana Anda akan melihat pendarahan pada saluran kemih.
Hal ini menyebabkan tunika albuginea membran, inti dari organ daerah penis, yang bertanggung jawab ereksi mengalami luka. Selama ereksi, darah akan membanjiri penis dan juga air mata, hal ini dapat meresap ke dalam jaringan di sekitarnya. Apakah ada cara untuk mencegahnya?
Ada, yakni berlakulah secerdas mungkin saat bercinta. Karena cidera dapat terjadi sewaktu-waktu jika penis mengenai permukaan yang terlalu keras, termasuk pada perineum, daerah antara anus dan vulva pada perempuan. Ini artinya, Anda tidak perlu mencoba setiap variasi dalam kitab Kamasutra.
"Jika merasa hal tersebut terlalu aneh, dan Anda tidak yakin dapat melakukannya, biarlah jangan lakukan itu" saran Dr Rupin Shah, konsultan Androlog dan microsurgeon di Rumah Sakit Lilavati & Bhatia.
Pengobatan pertama biasanya berkisar pada kompres dingin untuk obat anti-inflamasi tetapi biasanya, pada akhirnya operasilah yang dibutuhkan. Jika terlambat diobati, dapat menjadikan penis Anda bengkok dan lemas secara permanen. Atau paling tidak Anda harus 'puasa' selama dua bulan. (timesofindia.com)
Berita Terkait
-
Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
-
Viral Santriwati Ngaku Hamil Tanpa Hubungan Intim, Logika Publik Berontak
-
Tampang Pria Jepang yang Terlibat Kasus Prostitusi Anak, Bos Perusahaan Hiburan Ikut Terseret
-
Tragedi 11 Bayi Sleman: Bukti Masih Gagalnya Pendidikan Seks di Indonesia?
-
6 Fakta Video Dua WNI Ngaku Dijadikan 'Budak' dan Layani 450 Pria di Arab Saudi
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Timnas Indonesia Lolos Semifinal Piala AFF U-19 2026 Usai Kalahkan Vietnam
Pilihan
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
-
Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Luhut Bawa Chatib Basri ke Istana, Ini Tujuannya
-
Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana
Terkini
-
5 Moisturizer Pria dengan Rating Sempurna di Shopee, Atasi Kulit Kusam dan Berjerawat
-
5 Cara Mengetahui Parfum yang Kedaluwarsa, Ini Tanda-tandanya
-
5 Body Lotion Paling Laris di Shopee, Pembeli Akui Ampuh Cerahkan Kulit Kusam
-
3 Sabun Mandi Batangan Paling Laris di Shopee, Review Pembeli Terbukti Ampuh Mencerahkan Kulit Kusam
-
Berapa Harga Adidas Samba Jane Ori? Ini 5 Rekomendasi Toko Resmi agar Tak Tertipu Produk KW
-
3 Zodiak yang Kehidupannya akan Berubah Lebih Baik Setelah 9 Juni 2026
-
6 Shio Paling Beruntung dan akan Dapat Rezeki Nomplok Pada 10 Juni 2026
-
Beda Cushion Make Over Powerstay dan Hydrastay, Mana yang Lebih Tahan Lama?
-
Berapa Lama Skincare Viva Terlihat Hasilnya? Pengalaman Tasya Farasya Setelah Sebulan Pemakaian
-
Bukan Sekadar Nutrisi: Rahasia Sukses MPASI Tanpa Drama dengan Metode 'Mindful Feeding'