Setelah sempat tertunda, maskapai penerbangan AirAsia yang dikenal dengan penerbangan murahnya, akhirnya meluncurkan produk ambisiusnya yang menawarkan penerbangan ke seluruh negara di Asia Tenggara.
Paket yang dinamai AirAsia ASEAN pass ini, dibanderol 205 dolar Australia atau sekitar Rp2,05 juta dan memungkinkan pemiliknya memiliki sepuluh poin. Poin ini bisa digunakan untuk 140 rute penerbangan ke bandara-bandara di Malaysia, Indonesia, Singapura, Thailand, Kamboja, Vietnam, Filipina, Myanmar, Laos dan Brunei. Namun waktu berlakunya poin ini dibatasi selama 30 hari saja.
Penerbangan dengan durasi kurang dari dua jam akan dihargai satu poin, sedangkan penerbangan lebih dari dua jam akan dihargai tiga poin. Poin yang tidak digunakan tidak bisa diperpanjang atau ditambahkan untuk ASEAN pass yang baru.
Selain itu pengguna juga harus memesan penerbangan yang akan dilakukannya dua minggu sebelum hari-H dan setiap rute hanya dapat digunakan sekali. Maskapai penerbangan yang berkantor pusat di Kuala Lumpur ini, juga mensyaratkan pemegang ASEAN pass berusia minimal 12 tahun dan redemption tergantung pada kursi yang tersedia.
AirAsia juga menawarkan paket yang berlaku untuk 60hari yang berisi 20 poin. Paket ini dibanderol 370 dolar Australia atau sekitar Rp3,7 juta. Penawaran ini sebenarnya dijadwalkan akan diluncurkan pada pertengahan Januari, namun tertunda akibat jatuhnya QZ8501 akhir Desember lalu.
CEO AirAsia Grup, Tony Fernandes mengatakan paket ini akan memungkinkan pihaknya menjembatani masyarakat dan menarik lebih banyak wisatawan asing lebih ke wilayah ASEAN.
"Ini adalah alat yang sempurna untuk meningkatkan integrasi ASEAN," katanya.
Tony menambahkan, pihaknya sedang mencari tambahan paket yang lebih menguntungkan bagi para wisatawan dengan tujuan non-ASEAN. Sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh AirAsia menyebut pass ini akan bertindak seperti mata uang tunggal yang mengurangi kerumitan mengubah kurs mata uang asing. (news.com.au)
Berita Terkait
-
AirAsia Optimalkan Rute Favorit di Tengah Gejolak Harga Avtur Global
-
Pasar Pengalaman Wisata Diproyeksi Tembus 342 Miliar Dolar, Atraksi Jadi Daya Tarik Baru Traveler
-
Tren Liburan 2025: Dari Lonjakan Pemesanan Hotel hingga Peran Teknologi Booking Cerdas
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
Gen Z Malaysia Jatuh Cinta pada Indonesia: Rahasia Promosi Wisata yang Tak Terduga!
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar