Suara.com - Kristania Besouw masih saja jadi bahan pembicaraan hangat di tanah air. Miss Indonesia tahun 2006 yang belakangan diketahui bergabung dengan satuan Angkatan Darat Amerika Serikat ini terus tampil di layar kaca televisi nasional untuk diwawancarai.
Mantan Nona Manado 2004 ini adalah salah satu juara pemilihan ratu kecantikan yang terjun ke dunia militer, sama seperti beberapa ratu kecantikan lain sebelum dia. (Baca: ). Namun, di sudut lain di bumi ini, ada pula tentara perempuan yang ingin mencicipi bagaimana rasanya berkompetisi di ajang kontes kecantikan.
Berikut ini adalah lima diantaranya.
Doron Matalon
Cantik dan menawan. Doron Matalon namanya. Ia adalah juara kontes kecantikan Miss Universe Israel tahun 2014. Sebagai juara, Doron maju ke ajang Miss Universe 2014. Sayang, ia kalah bersaing dengan kontestan dari negara lain.
Siapapun tak akan menyangka, gadis yang tampak amat feminim ini pernah terjun di kerasnya dunia kemiliteran. Ya, putri manajer perusahaan komputer IBM yang lahir di Beit Aryeh Ofarim, Israel, 21 tahun silam ini, sebelum jadi ratu kecantikan adalah seorang anggota Angkatan Darat Israel berpangkat Sersan. Semasa berseragam pasukan Israel Defense Force (IDF), Doron bertugas di Komando Utara.
Pada bulan Desember 2011, Doron pernah jadi sorotan media setelah jadi korban diskriminasi gender di sebuah bus di Yerusalem. Oleh seorang lelaki, Doron diteriaki perempuan gampangan dan diusir dari tempat duduknya.
Theresa Vail
Perempuan cantik yang satu ini Theresa Vail namanya. Mewakili Negara Bagian Kansas, Theresa jadi kontestan di pemilihan ratu kencatikan Miss America 2014. Theresa memang tidak berhasil menjadi juara, namun perempuan bertubuh aduhai itu jadi sorotan publik karena ia adalah kontestan pertama yang menampilkan tato di tubuhnya sepanjang sejarah penyelenggaraan Miss America.
Theresa bukan perempuan biasa. Di balik parasnya yang cantik, Theresa adalah sosok yang amat disiplin dan tegas. Betapa tidak, Theresa adalah anggota Angkatan Darat Amerika Serikat berpangkat Sersan. Lulus dari Kansas State University dengan gelar ganda, yakni Sarjana Kimia dan Bahasa Cina, Theresa masuk kemiliteran.
Awalnya, Theresa bertugas sebagai mekanik perempuan di bengkel militer. Setelah itu ia jadi kepala seksi di Garda Nasional Angkatan Darat Kansas Divisi Medis, jabatannya sampai saat ini. Kini, perempuan yang jago memanah, menembak jitu, dan tinju itu kuliah jurusan psikologi di American Military University.
Kiesa Rae Ellestad
Berita Terkait
-
Prabowo Minta TNI Beri Sesuatu yang Spesial untuk Masyarakat di Bulan Kemerdekaan
-
Tukin TNI Naik, Jangan Sampai Masih Ada Prajurit Langgar Hukum
-
Tentara Harus Jago Terjun Payung dan Setir Tank, Bukan Urus Jagung atau Buka Sawah
-
Sosok Prajurit AS Tewas Dirudal Iran, Lulusan S2 dan Masih Berusia 19 Tahun
-
Simpang-siur TNI dan Polisi Ikut Urus Pajak, Apa yang Sejauh ini Kita Tahu?
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan