Taman lumut di Kebun Raya Cibodas, Cianjur, Jawa Barat. (Antara/Virna Puspa Setyorini)
Kebun Raya Cibodas di Cianjur, Jawa Barat, genap berusia 163 tahun pada Jumat (10/4/2015). Dan dalam rangkaian perayaan tersebut pengelolanya menggratiskan tiket masuk bagi pengunjung pada Sabtu (11/4/2015) ini.
"Bertepatan dengan 163 tahun usia Kebun Raya Cibodas, besok pengunjung boleh masuk tanpa harus membayar," kata Kepala UPT Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Cibodas Agus Suhatman MP saat peluncuran Sistem Informasi Registrasi Tumbuhan Koleksi Kebun Raya Cibodas, Jumat.
Kebun Raya Cibodas dikelola UPT Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Cibodas yang berada di bawah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Dan, di usianya yang ke-163 Kebun Raya Cibodas telah memiliki koleksi 1.200 jenis tumbuhan dan 10.000 lebih specimen.
Deputi Ilmu Pengetahuan Hayati LIPI Enny Sudarmonowati menginginkan agar UPT Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Cibodas melakukan inovasi untuk memperkuat pelayanan publik.
Selain itu, para Kepala Kebun Raya di bawah LIPI telah diminta dalam melakukan konservasi tumbuhan dalam kebun raya tetap berhati-hati, dengan membuat rambu seragam tentang dahan atau pohon yang rawan patah.
"Kita lakukan yang terbaik untuk pelayanan publik. Terus dicek secara rutin, tetap semangat untuk menjadi pengawas pohon," demikian pesannya.
Selain itu UPT Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Cibodas, juga meningkatkan fungsi pendidikan lingkungan hidup masyarakat dengan menambahkan fasilitas Sistem Informasi Registrasi Tumbuhan Koleksi Kebun Raya Cibodas (SIRegist Koleksi KRC) berbasis web sehingga dapat diakses dengan internet kapan saja.
"Dari situs SIRegist ini, masyarakat umum dan pengunjung bisa mendapatkan informasi mengenai berbagai koleksi seperti taksonomi, asal maupun penyebaran tumbuhan, serta iklim mikro di kebun raya," ujar dia.
Selain itu, menurut dia, layanan kepada publik juga dilengkapi dengan menyiapkan Ruang Display miniatur Kebun Raya Cibodas. (Antara)
Komentar
Berita Terkait
-
Bukan Cuma Jalan-Jalan, Komunitas Ini Bikin 'Night Walk' Seru Bareng Anabul Demi Lepas Penat
-
Dukung Liburan Sekolah Makin Seru, Gojek Hadirkan Kurasi Jalan Jajan di Aplikasi
-
Libur Sekolah Tiba, Ini 3 Aktivitas Seru yang Bisa Dicoba Bersama Keluarga Tanpa Keluar Banyak Biaya
-
Menembus Waktu di Grand Bazaar, Ikon Perdagangan Abadi Kota Istanbul
-
Jelajah Bosphorus Istanbul, Menyusuri Denyut Kota Dua Benua
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
Terkini
-
25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi
-
Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?
-
Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600
-
Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan
-
Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis
-
Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah
-
5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda
-
Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah
-
PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak
-
AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?