Ilustrasi ibu hamil. (Shutterstock)
Jika bayinya lahir selamat, Annegret Raunigk dari Berlin, akan menjadi perempuan tertua yang melahirkan kembar empat.
Guru bahasa Rusia dan Inggris berusia 65 tahun itu, telah berupaya melakukan inseminasi buatan setengah tahun lalu. Raunigk memutuskan melakukan hal ini, karena putri bungsunya yang kini berumur 9 tahun menginginkan seorang adik.
Perempuan yang sudah tujuh cucu ini mengatakan, sejauh ini kehamilannya tak menghadapi masalah berarti. Dan jika semuanya berjalan dengan baik, bayi ini akan lahir musim panas mendatang. Media setempat, Bild am Sonntag melaporkan anak sulung Raunigk kini berumur 44 tahun, dan dari hasil USG diketahui bayi yang dikandungnya kembar empat.
"Tentu ini kejutan bagi saya, setelah dokter menemukan ada empat, saya harus memikirkan beberapa hal," ujar Raunigk yang awalnya hanya menginginkan satu anak.
Pada saat perempuan lain seusianya memilih mengambil hal-hal yang lebih mudah, Raunigk justru tak keberatan dengan tantangan ini.
"Saya tidak benar-benar takut. Saya hanya berasumsi aku akan tetap sehat dan bugar. Dalam hal mengurus anak, saya memiliki pengalaman yang cukup, itu bukan hal baru bagi saya," katanya.
Ginekolog yang merawat Raunigk, Kai Hertwig, dikutip di situs RTL mengatakan kehamilan kembar emapt memang menimbulkan sedikit kecemasan. Tapi menurutnya semuanya berjalan baik. Risiko yang mungkin terjadi, menurutnya, adalah bayi yang dilahirkan prematur.
Raunigk menjadi berita utama 10 tahun yang lalu juga, ketika ia melahirkan anak ke-13 nya, Lelia, pada usia 55. Dan kini ia kembali mencuri perhatian publik. (news.com.au/AFP)
Guru bahasa Rusia dan Inggris berusia 65 tahun itu, telah berupaya melakukan inseminasi buatan setengah tahun lalu. Raunigk memutuskan melakukan hal ini, karena putri bungsunya yang kini berumur 9 tahun menginginkan seorang adik.
Perempuan yang sudah tujuh cucu ini mengatakan, sejauh ini kehamilannya tak menghadapi masalah berarti. Dan jika semuanya berjalan dengan baik, bayi ini akan lahir musim panas mendatang. Media setempat, Bild am Sonntag melaporkan anak sulung Raunigk kini berumur 44 tahun, dan dari hasil USG diketahui bayi yang dikandungnya kembar empat.
"Tentu ini kejutan bagi saya, setelah dokter menemukan ada empat, saya harus memikirkan beberapa hal," ujar Raunigk yang awalnya hanya menginginkan satu anak.
Pada saat perempuan lain seusianya memilih mengambil hal-hal yang lebih mudah, Raunigk justru tak keberatan dengan tantangan ini.
"Saya tidak benar-benar takut. Saya hanya berasumsi aku akan tetap sehat dan bugar. Dalam hal mengurus anak, saya memiliki pengalaman yang cukup, itu bukan hal baru bagi saya," katanya.
Ginekolog yang merawat Raunigk, Kai Hertwig, dikutip di situs RTL mengatakan kehamilan kembar emapt memang menimbulkan sedikit kecemasan. Tapi menurutnya semuanya berjalan baik. Risiko yang mungkin terjadi, menurutnya, adalah bayi yang dilahirkan prematur.
Raunigk menjadi berita utama 10 tahun yang lalu juga, ketika ia melahirkan anak ke-13 nya, Lelia, pada usia 55. Dan kini ia kembali mencuri perhatian publik. (news.com.au/AFP)
Tag
Komentar
Berita Terkait
-
PNM Ajak Nasabah Mekaar Studi Banding, Dorong Inovasi Usaha Ultra Mikro
-
Menjaga Bahasa hingga Kuliner, Bagaimana Upaya Perempuan Lampung Merawat Identitas Budaya?
-
Perempuan Era Digital: Merdeka Memilih atau Masih Terbebani Standar Medsos?
-
Label Beauty with Brain untuk Perempuan: Pujian atau Warisan Stereotip?
-
Struktur Ombudsman RI Masih Pincang, Menanti Kepemimpinan Perempuan Demi Demokrasi yang Inklusif
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
Terkini
-
Film Na Willa dan Masa Ketika Masalah Terbesar Hanya Tak Bisa Bermain
-
Sidang Tahunan MPR 2026, Prabowo Pamer 121 Kebijakan Transformatif
-
Kumuh Jadi Estetik: Transformasi Bantaran Sungai Kampung Mrican
-
Kulit Orang Indonesia Rentan Hiperpigmentasi, Ini Pentingnya Perawatan Wajah yang Lebih Personal
-
Golf Makin Ramai Diminati, Makin Banyak Anak Muda Mulai Jatuh Hati
-
Bawa Siswi Papua ke Sidang Tahunan MPR, Prabowo Buktikan Manfaat MBG
-
Daftar Lima Mobil Listrik Paling Diminati di Indonesia
-
Danamon Rayakan Semarak HUT ke-81 RI dengan Beragam Promo dari Merchant Favorit
-
Dua Alumni MasterChef Indonesia Menyusuri Cerita di Balik Kuliner Daerah
-
Presentasi Pakai iPad? Ini 4 Cara Mudah Menyambungkannya ke Proyektor