Suara.com - Bagi Anda para pencinta film, Festival Film Eropa akan kembali digelar dalam waktu dekat. Sebanyak 62 film yang berasal dari 21 negara Eropa akan menyemarakkan festival bertajuk "Europe on Screen" (EOS) yang akan berlangsung pada 1-10 Mei 2015.
"EOS 2015 menampilkan film-film yang menarik, di antaranya dua film pemenang Piala Oscar dan satu film pemenang festival di Cannes," kata Direktur Festival EOS 2015 Orlow Seunke dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (22/4/2015).
EOS untuk yang ke-15 ini akan digelar di enam kota di Indonesia, yakni Jakarta, Bandung, Denpasar, Medan, Surabaya dan Yogyakarta. Penonton bisa menyaksikan semua film di festival tersebut secara gratis. Untuk di Jakarta, film-film pada EOS akan diputar pada sejumlah tempat seperti Erasmus Huis, Goethe Haus, Institut Francais-Indonesia, LSPR, Bintaro Xchange, UMN dan Taman Kodok.
Orlow Seunke menargetkan penonton bertambah dari sekitar 19 ribu pada EOS 2014 menjadi 20-25 ribu pada EOS 2015.
"Setiap tahunnya penonton bertambah, untuk tahun ini target kami 20-25 ribu penonton," ujar dia.
Sementara Kuasa Usaha Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia Colin Crooks menuturkan EOS 2015 bertujuan membangun jembatan budaya antara Eropa dan Indonesia melalui film.
"Saya harap EOS 2015 dapat terus mempromosikan pemahaman antar budaya dan menjadi jembatan antarwarga yang berbeda kepercayaan, pandangan dan nilai," kata dia sambil menambahkan film bukan hanya ekspresi keragaman budaya, melainkan juga cara ampuh mengomunikasikan ide-ide lintas batas yang semakin penting dalam era globalisasi.
Festival Film Eropa merupakan inisiatif bersama dari sejumlah kedutaan besar dan pusat kebudayaan Eropa di Indonesia. Festival ini diselenggarakan di Indonesia pertama kali pada 1990, kemudian yang kedua pada 1999.Sejak 2003, festival tersebut mulai diselenggarakan tiap tahun di bawah slogan Europe on Screen. (Antara)
Berita Terkait
-
Aisyah Aqilah 'Siksa' Emosi demi Sajen Satu Suro: Lebih Melelahkan dari Teror Horor
-
Tak Melulu Jawa, Film Suanggi: Ilmu Kutukan Siap Teror Bioskop Lewat Horor Indonesia Timur
-
Rilis Oktober, Prekuel Friday the 13th Pamerkan Teaser Perdana
-
Review The Oddysey: Saat Nolan Mengubah Mitologi Jadi Potret Trauma Manusia
-
Film Taste of Prison Rilis Potret Perdana, Chemistry Pemain Jadi Sorotan
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi