Sayangnya, untuk minuman tak tersedia banyak pilihan. Holy Smokes memang menyediakan minuman ringan yang bisa dinikmati sepuasnya. Tapi pilihan hanya terbatas, minuman bersoda atau lemon tea. Mereka yang tak suka dengan dua pilihan ini, hanya bisa memilih air mineral dan bir.
Untuk ini, Albert memiliki alasan sendiri. Menurutnya, ini karena Holy Smokes lebih berkonsentrasi pada hidangan utama. Jadi jangan berharap bisa memesan makanan penutup di sini.
Sebagai gantinya, Albert menambahkan unsur seru lagi menyenangkan dalam pengalaman bersantap. Kali ini, ia mengenalkan sensasi baru memesan makanan di restoran. Cara pemesanan makanan di Holy Smokes mengadopsi sistem self service layaknya restoran makanan cepat saji. Di mana pengunjung memesan dan membayar terlebih dahulu makanannya.
Tapi di sini, sebelum memilih tempat duduk, pengunjung akan diberi pager atau alat panggil. Setelah 15 hingga 20 menit menunggu, pager itu akan berbunyi. Ini tandanya makanan yang mereka pesan sudah siap diambil di konter pick up yang tersedia di samping meja kasir.
Konsep ini, tak urung berpengaruh pada interior restoran. Setelah pintu masuk, pengunjung akan menemui sebuah selasar panjang. Foto-foto pilihan menu dipasang di sepanjang dinding bata ekspose warna putih yang membatasi salah satu sisi selasar itu.
Di ujung, terdapat meja kasir dengan latar dapur yang sibuk di belakangnya. Setelah melewati meja minuman, pengunjung akan dihadapkan pada tempat makan bergaya kasual dengan meja dan kursi kayu
yang berpadu dengan dinding bata eskpose warna putih dan lantai warna abu-abu.
"Menariknya memang di sini mengusung konsep self service yaitu mengambil sendiri pesanan tanpa diantar waiters (pelayan)," kata Albert.
Rencananya, Holy Smokes akan membuka pintunya untuk mencicipi kelezatan menu BBQ andalannya pada Sabtu (11/7/2015) besok.
Soal harga, jangan khawatir! Pasalnya harga yang dipatok tak terlalu menguras isi kantong. Untuk Smoky beef brisket misalnya, dibandrol Rp88 ribu. Sedangkan untuk Southern style beef ribs yang bisa disantap sebagai hidangan makan malam berdua, Anda cukup merogoh Rp278 ribu saja.
Hanya saja, Anda perlu mencatat jam bukanya. Secara resmi Holy Smokes memang buka mulai pukul 10.30 hingga 22.00 waktu Indonesia Barat. Tapi mereka menambahkan catatan, hingga persediaan masih ada! Jadi....
Berita Terkait
-
BM Seaside View Resto & Cafe: Hidden Gem Seafood Tepi Pantai di Anyer
-
Post Kantoor Cikini, Restoran Vintage di Bekas Kantor Pos Zaman Belanda
-
Nasi Goreng di Restoran Jepang? Mencicipi Chicken Tokio Goulash Zenbu
-
Petualangan Rasa di Selandia Baru Dimulai, Ini Daftar Lengkap Restoran Berbintang Michelin 2026
-
Ironi Restoran Self-Service: Mau Praktisnya, Enggan Tanggung Jawabnya
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi
-
Terima Bos Blueray Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Ogah Ajukan Banding
-
IPC TPK Catat Arus Peti Kemas Tumbuh 7 Persen Sepanjang Semester I 2026