Suara.com - Gula, jika tak merusak gigi, maka bisa membuat kita gemuk, atau meningkatkan risiko diabetes tipe 2, menyebabkan penuaan dini dan sederet masalah lainnya. Tak heran, jika para ahli menyarankan agar kita memotong asupan gula hingga setengahnya. Ini berarti, dalam sehari jumlah gula yang kita asup tidak boleh lebih dari tujuh sendok teh, atau hanya lima persen dari asupan kalori harian kita.
Tapi makanan tanpa pemanis, sering mematikan selera dan membuat tubuh lemas. Tapi ada cara kok untuk mengurangi jumlah gula halus, yakni dengan menggunakan alternatif gula alami.
Bagaimana gula alternatif ini memenuhi kebutuhan gizi kita, dan bagaimana mengonsumsinya? Berikut uraian ahli gizi Louise Johnson, ahli gizi untuk terapis gizi dan pelatih keseimbangan metabolik Sarah Wilson tentang beberapa sumber gula alami.
Kurma.
Kurma bisa dikonsumsi dalam bentuk bubur, sebagai pemanis kue, atau dimakan apa adanya sebagai camilan.
"Sirup kurma dianggap sehat karena banyak nutrisi dipertahankan," kata Louise.
Ia menambahkan indeks glisemik (GI) sirup kurma lebih rendah dibanding gula sehingga tidak memicu kadar gula darah. Namun, penelitian masih sedang dilakukan untuk mengkonfirmasi hal ini. Tingginya kandungan serat, kalium dan magnesium, membuat kurma juga menjadi sumber energi yang efektif. Tapi Sarah Wilson mengingatkan, kurma bukan pengganti gula yang cocok untuk semua orang.
"Buah kering harus dihindari jika Anda memiliki masalah gula darah dan kelebihan berat badan karena kadar karbohidratnya tinggi," kata Sarah.
Madu
Sudah lama madu dikenal sebagai alternatif pengganti gula. Madu memiliki nilai GI yang lebih rendah dari gula, yang berarti tidak akan meningkatkan kadar gula darah dengan cepat. Madu cocok untuk olesan roti bakar, atau ditambahkan pada bubur dan pancake. Tapi bagaimana menggunakan madu yang tepat?
"Ini lebih manis dari gula, sehingga Anda tidak perlu menggunakan terlalu banyak. Apalagi kalorinya lebih banyak," ujar Louise. Ia merekomendasikan memilih madu lokal yang mengandung enzim dan antioksidan lebih banyak.
Gula kelapa
Alternatif lain adalah gula kelapa. Berbeda dengan gula tebu, gila kelapa praktis tidak melalui proses manufaktur sebanyak yang dilewati gula halus. Ini berarti nutrisi alaminya lebih terjaga. Meski demikian Anda tetap perlu menakar gula kelapa.
"Kadar fruktosa gula kelapa cukup tinggi, meskipun lebih sehat dari gula, itu tidak boleh digunakan sepanjang waktu," jelas Louise. Sarah Wilson mengamini. Gula kelapa, ujarnya, tinggi kalori dengan nilai gizi yang terbatas. (bt.com)
Tag
Berita Terkait
-
Friska, Lift Aneh, dan Lelaki Berbaju Hitam Pencari Gula Pasir
-
Duel Karbo Lebaran: Ketupat vs Nasi, Siapa yang Paling Bikin Gula Darah Meroket?
-
5 Varian Nastar Rendah Gula untuk Penderita Diabetes, Cemilan Aman untuk Lebaran
-
Kenapa Badan Lemas Setelah Buka Puasa dengan yang Manis? Ini Penjelasannya
-
Jaga Gula Darah Seharian, Penderita Diabetes Wajib Atur Pola Makan
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
6 Shio Beruntung 31 Maret 2026: Buang Hal Tak Penting agar Rezeki Lancar
-
Perbedaan Compact Powder dan Two Way Cake: Mana yang Cocok untuk Kulit Anda?
-
Bukan Sekadar Rumah: Mengapa Fasilitas Komunitas Jadi Kriteria Utama Keluarga Urban Saat Ini?
-
Bukan Karena Pasangan atau Idola, Ini Motif Utama Orang Pilih Operasi Plastik
-
5 Treatment Klinik Kecantikan untuk Mengatasi Flek Hitam di Usia 40 Tahun
-
Fenomena Pink Moon Bukan Bulan Berwarna Merah Muda, Simak Faktanya!
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering agar Tetap Berkilau di Usia 35 Tahun
-
5 Bedak Tabur Emina Ampuh Kontrol Minyak Berlebih, Cocok untuk Kulit Berminyak
-
6 Lipstik Transferproof untuk Bibir Hitam yang Warnanya Elegan dan Anti Pudar
-
Cara Membuat SKCK Online, Simak Syarat dan Biayanya