- BPOM sedang menyusun aturan wajib label kandungan gula, garam, dan lemak pada produk makanan minuman ditargetkan rampung tahun ini.
- Kewajiban pelabelan ini merujuk UU Nomor 17 Tahun 2023 dan PP Nomor 21 Tahun 2026 untuk mengurangi penyakit kronis.
- BPOM membuat aturan teknis pelabelan, sementara industri bertanggung jawab penuh atas implementasi label pada produk mereka.
Suara.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) tengah menyusun aturan wajib label untuk produk makan dan minuman yang memiliki kandungan gula tinggi. Kepala BPOM, Taruna Ikrar menyebut aturan tersebut ditargetkan rampung pada tahun ini.
"Targetnya tahun ini selesai, secepatnya," kata saat ditemui wartawan usai menghadiri rapat di Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta pada Senin (9/1/2026).
Dia menjelaskan kewajiban penggunaan label itu mengacu pada Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, serta Peraturan Pemerintah Nomor 21 tahun 2026 tentang Keamanan Pangan. Dalam pelaksanaannya BPOM diberikan tugas untuk memastikan keamanan pangan.
Kewajiban penggunaan label tersebut tidak hanya merujuk pada kandungan gula, tapi juga garam dan lemak.
"Sekarang on progress, (BPOM) melakukan harmonisasi aturan yang akan kita buat, peraturan Badan POM yang kita sebut tentang pelabelan atau kita sebut dengan Nutri-Grade atau leveling kandungan gula, garam, dan lemak," kata Taruna.
Taruna menjelaskan, latar belakang kewajiban penggunaan label, mengingat tingginya angka kematian disebabkan sejumlah penyakit seperti stroke hingga diabetes.
"Kematian tertinggi di negeri kita kan, itu kematian karena stroke, kematian karena jantung, kematian karena pembuluh darah, kematian karena kanker, dan kematian karena diabetes. Nah, semua yang disebutkan itu penyebabnya tiga itu. Apa itu? Gula, garam, dan lemak," jelasnya.
Aturan tersebut akan berlaku secara menyeluruh mulai dari industri besar hingga Usaha. Adapun aturan teknis pelabelan digarap BPOM, namun untuk pelaksananan labelisasinya menjadi tanggung jawab masing-masing industri.
"Teknis aturan pelabelannya Badan POM yang buat. Tapi industri yang bersangkutan itu yang akan membuat sendiri," ujar Taruna.
Baca Juga: Beda Cara Cek BPOM Skincare dan Cek Ingredients Skincare
Sementara untuk penetapan batasan kadar gula, garam, dan lemak akan mengacu pada Codex Alimentarius, standar pangan internasional yang ditetapkan bersama oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO).
"Kita ngikutin standar Codex. Codex itu adalah standar dunia yang telah kita sepakati. Berdasarkan standar itulah kita gunakan," kata Taruna.
Tag
Berita Terkait
-
Anak Muda Kian Banyak Kena Diabetes, Pemerintah Siapkan Label Khusus Pada Kemasan Produk Gula Tinggi
-
Elegi Gula Semut, Asa Baru Ekonomi Hijau di Jantung Sabu Raijua
-
BPOM Dorong Tren Minum Jamu Generasi Muda, Kafe Ini Sajikan dengan Gaya Kekinian
-
Danantara Segera Mulai Pembangunan Pabrik Bioetanol di Banyuwangi
-
Kok Bisa Tekstur Es Gabus Mirip Spons? Kata BPOM gara-gara Hal Ini
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
OJK Bongkar Borok UOB saat Antar Perusahaan Melantai Bursa
-
Purbaya Bantah Tudingan Menkes soal Pemerintah Tak Punya Uang Biayai Penerima BPJS Kesehatan
-
Bitcoin Kembali ke Level USD 70.000: Akumulasi Nyata atau Jebakan Bull Trap?
-
Purbaya Sentil Dirut BPJS Kesehatan Imbas Gaduh PBI JKN: Image Jelek, Pemerintah Rugi
-
BEI: 267 Emiten Belum Penuhi Free Float 15 Persen
-
Status BPJS Kesehatan 11 Juta Warga Diklaim Aktif Otomatis Pekan Depan
-
Kementerian PU Bangun Huntara Modular untuk 202 KK di Aceh, Target Rampung Sebelum Ramadan
-
Purbaya Ungkap Biang Kerok Penonaktifan PBI BPJS Kesehatan yang Diprotes Warga
-
Keputusan Pengambilan Tambang Martabe Milik Agincourt Berada di Tangan Prabowo