Suara.com - Jatuh cinta itu bisa menyenangkan dan menyakitkan pada waktu yang sama. Bahkan kadar cinta pun bisa naik dan turun dalam waktu bersamaan, sehingga cinta kerap menjadi sumber stres bagi sebagian orang.
Dibutuhkan kondisi yang lebih stabil agar cinta yang Anda miliki lebih tenang dan terkendali. Untuk itu, pernikahan adalah jalannya. Dengan mengubah status lajang Anda, status kesehatan bisa dipastikan lebih baik.
Hal ini dibuktikan dalam sebuah survei yang mengungkap manfaat kehidupan seks pasangan yang jauh lebih baik setelah menikah. Penelitian yang dilakukan oleh situs parenting ini juga menemukan bahwa laki-laki akan jauh lebih sayang dan peduli kepada pasangannya seusai memiliki buah hati.
Disebutkan, sebanyak 94 persen pasangan suami-istri juga mengatakan bahwa mereka puas dengan kehidupan seks sejak menikah. Sebanyak 57 persen di antaranya mengklaim bahwa kondisi kesehatan mereka juga lebih baik setelah memiliki anak.
Nah, buat Anda yang masih sendiri, tahun 2016 ini barangkali adalah saat yang tepat untuk menikah. Masih ragu? Jika iya, berikut beberapa alasan mengapa Anda harus segera melepas masa lajang Anda.
1. Memperpanjang usia
Sebuah studi menyebut dampak pernikahan terhadap kesehatan dan harapan hidup, terutama pada lelaki, yang konon hampir setara dengan manfaat berhenti merokok.
"Merokok memperpendek usia manusia sebanyak tujuh tahun, sedangkan pernikahan memberinya tambahan tujuh tahun. Bagi perempuan, menikah dapat memperpanjang usianya hingga 3 tahun," ujar peneliti studi tersebut.
2. Pernikahan membuat Anda bahagia
Orang yang sudah menikah dua kali lebih mungkin untuk menjadi bahagia, dibandingkan dengan mereka yang berhubungan di luar nikah, putus cinta, bercerai, atau menyandang status janda.
Sebuah studi menunjukkan bahwa kebahagiaan lebih tergantung pada kualitas hubungan antar-pasangan, ketimbang tingkat pendapatan yang dimiliki. Jadi artinya, uang tidak selalu membuat Anda bahagia, tapi pernikahan yang harmonis sudah pasti membuat hidup Anda lebih berarti.
3. Lebih sehat secara mental
Pernikahan tidak hanya bermanfaat pada kesehatan fisik saja. Pernikahan juga menurunkan risiko seseorang untuk menderita masalah kesehatan mental. Sebuah studi di AS menemukan bukti bahwa menikah dapat meningkatkan kondisi kesehatan mental, sedangkan perceraian dapat mengakibatkan sebaliknya. [TimesofIndia]
Berita Terkait
-
Mimpi Kuburkan Pasangan Disebut Tanda Selingkuh, Penjelasan Abah Romdhoni Viral
-
Setelah Puasa Ramadan Sebulan, Bolehkah Berhubungan Suami Istri di Hari Raya Idulfitri?
-
Bolehkah Berhubungan Suami Istri di Malam Takbiran Idulfitri? Ini Hukumnya dalam Islam
-
Usai PLN 'Dirujak', Masalah Meteran Pasangan Lansia Dicabut Berakhir Bahagia
-
Ramadan Jadi Momen Perkuat Hubungan Pasutri, Ini Tips Psikolog dan Ustaz untuk Rumah Tangga Harmonis
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Tips Atasi Ketombe ala Sarwendah dan Giorgio Antonio: Rambut Sehat dan Bebas Gatal
-
Bosan ke Ragunan? 5 Destinasi Wisata Murah di Jakarta yang Bikin Liburan Hemat dan Berkesan!
-
Kapan Pendaftaran UTBK 2026? Cek Jadwal Lengkap hingga Rincian Biaya yang Diperlukan
-
Khutbah Jumat Bulan Syawal Menyentuh Hati: 7 'Penyakit' Pasca-Ramadan yang Wajib Diwaspadai
-
6 Shio Paling Hoki dan Panen Rezeki pada 26 Maret 2026, Kamu Termasuk?
-
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan, Mimpi Menuju Jalanan Indonesia yang Bersih
-
Niat Puasa Syawal Sekaligus Senin Kamis dan Qadha Ramadhan, Bolehkah Digabung?
-
One Way Arus Balik Lebaran Jalur Pantura sampai Tanggal Berapa?
-
Promo Alfamidi Pekan Ini 23-29 Maret 2026: Diskon Susu, Snack, hingga Kebutuhan Rumah Tangga
-
Cara Cerdas Menyetok Ulang Kebutuhan Rumah Pasca Lebaran