Suara.com - Sajian asal Italia, seperti pasta dan pizza kini sudah tak asing bagi masyarakat Indonesia. Namun, resto yang mengusung menu otentik Italia masih jarang di Indonesia.
Nah jika Anda penasaran seperti apa kekhasan masakan Italia, resto Pesto Autentico bisa jadi pilihan yang tepat.
Resto berbau Italia yang terletak di UOB Plaza, Thamrin Jakarta Pusat ini bahkan sengaja mendatangkan langsung bahan makanan dari Italia agar pengunjung dapat menikmati makanan dengan citarasa yang khas.
Nama Pesto Autentico berasal dari jenis saus yang favorit dan terkenal di Genoa. Saus ini terbuat dari racikan daun basil, minyak zaitun, dan kacang cemara. Saus yang digemari masyarakat Italia ini pun menjadi ikon restoran yang hadir di Jakarta sejak Juli 2010 ini.
Mengecap menu otentik Italia di resto ini akan semakin mengasyikkan karena didukung dengan suasana resto yang bertema romantic vintage. Kesan elegan yang didominasi dekorasi berbahan kayu dan logam dibiarkan tak berpoles sehingga nyaman untuk dijadikan date venue maupun spot hang out bersama teman-teman dekat.
Saya pun berkesempatan menjajal sederet menu yang menjadi primadona di Pesto Autentico. Berada di resto otentik Italia tentu tak sah rasanya jika melewatkan sajian pizza dan pastanya.
Oleh karena itu, pilihan pertama jatuh pada menu Pizza vesuvio. Sata terhidang, pizza ini hadir dengan topping salami, Anda bisa memilih daging sapi maupun babi. Setiap gigitan menghadirkan kepedasan yang khas karena ditaburi bubuk cabai.
Sentuhan mozarella cheese yang lembut ditambah saus tomat terasa begitu legit ketika sampai di lidah. Seporsi yang bisa dinikmati beramai-ramai dibanderol seharga Rp85 ribu.
Puas menyantap pizza, saya beralih ke menu Ravioli ricotta e spinachi yang dibanderol Rp80 ribu. Ini berupa pasta lebar berisi keju ricotta dan bayam dengan saus cream herbs dan potongan kacang cemara.
Perut sudah mulai kenyang namun belum lengkap jika tak menyantap menu Italia selain pizza dan pasta. Pasto Autentico juga menyediakan menu berbahan daging maupun ikan.
Seperti menu Cotoletta alla Milanesw (seharga Rp195 ribu) yang saya jajal siang itu. Irisan tipis sirloin yang digoreng dengan tepung panir. Meski digoreng, bagian dalam sirloin masih juicy dengan kondimen seiris lemon. Menyantapnya akan lebih lengkap dengan potongan wortel crispy yang juga digoreng dengan tepung roti.
Bila alkohol tidak menjadi masalah bagi Anda, beragam menu yang dikombinasikan dengan wine juga bisa Anda temukan di resto ini. Seperti menu penutup Cream brulee yang creamy dan manis dengan topping caramel di atasnya. Tak lupa beberapa buah-buahan sengaja ditambahkan diatasnya untuk mempermanis tampilan.
Menu yang ditawarkan di resto yang berkapasitas 150 orang ini memiliki harga bervariasi mulai dari Rp40ribu hingga Rp1,2. Anda juga dapat menikmati berbagai jenis wine yang berasal dari Chili, Argentina, dan Australia untuk menemani dinner romantis bersama pasangan. Selamat mencoba!
Berita Terkait
-
Diaspora Indonesia Kembangkan Kuliner Nusantara di Belanda Bersama BNI
-
Ekonomi RI di Kuartal II Diselamatkan Oleh Masyarakat yang Sering Makan di Restoran
-
Menu Digital di Restoran: Efisiensi yang Menggeser Kenyamanan Pelanggan
-
BM Seaside View Resto & Cafe: Hidden Gem Seafood Tepi Pantai di Anyer
-
Post Kantoor Cikini, Restoran Vintage di Bekas Kantor Pos Zaman Belanda
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali