Suara.com - Setelah menjalani mastektomi ganda elektif tahun lalu, Claira Hermet mulai berpikir bahwa ternyata hidup ini terlalu singkat. Dia pun akhirnya memutuskan untuk berhenti bekerja dan keliling dunia.
Untuk menambah pengalaman petualangannya, dia pun mengikutsertakan 'pengikut' blog-nya untuk menunjukkan ke mana lagi dia akan pergi berikutnya.
Mantan presenter TV dan radio BBC ini menjalani mastektomi ganda elektif pada awal 2015, di usianya yang baru menginjak 28 tahun.
Dia telah kehilangan ibunya karena kanker payudara saat dirinya berusia 9 tahun dan kemudian kakaknya, Emily, menyerah pada penyakit yang sama empat tahun lalu, saat usianya 31 tahun.
Setelah menemukan bahwa dia juga memiliki gen BRCA1 bermutasi, di mana artinya ia juga memiliki risiko kanker payudara dari 12,5 persen menjadi hingga 85 persen, Claira pun memutuskan untuk menjalani maksektomi pada Januari 2015.
Hampir 12 bulan kemudian, dan setelah operasi rekonstruksi, dia memutuskan untuk mengucapkan selamat tinggal pada kehidupannya yang dulu. Hingga pada Desember, ia menjual barang-barang miliknya, pindah dari flatnya dan berangkat untuk melakukan perjalanan keliling dunia sendirian.
"Saya pernah berpikir seperti perempuan lainnya, di mana saya akan menikah dan memiliki anak.Saya juga ingin memiliki karir yang bagus, hipotek dan merasakan jatuh cinta. Kehidupan yang sebenarnya telah saya temukan, tapi ternyata saya punya rencana lain," tulisnya di blog-nya.
Setelah operasi dia mendapat keinginan membara untuk bepergian. Dia juga memiliki ide, sebuah proyek baru yang ia namakan ‘My life your hands’. Seperti namanya, untuk membuat perjalanannya unik, dia selalu bertanya pada 'pengikut' media sosialnya untuk memberitahu ke mana ia harus pergi berikutnya.
Meskipun daerahnya sudah ia tetapkan, yakni antara Amerika Selatan, Tengah, Utara, Kanada atau Alaska. (Metro)
Berita Terkait
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Menkes Budi: Cowok Perokok Red Flag, Perempuan Bakal Tanggung Risiko Kanker
-
Inovasi Terapi Kanker Kian Maju, Deteksi Dini dan Pengobatan Personal Jadi Kunci
-
Kisah Pasien Kanker Payudara Menyebar ke Tulang, Pilih Berobat Alternatif Dibanding Kemoterapi
-
Mitos atau Fakta: Biopsi Bisa Bikin Kanker Payudara Menyebar? Ini Kata Ahli
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Empat Siswa dari Wolo Raih Beasiswa ke Sekolah Unggulan, Potret Pentingnya Pemerataan Pendidikan
-
Mencukur atau Mencabut Bulu Ketiak, Mana yang Lebih Aman?
-
Seni Komunikasi di Dunia Kerja: Mengubah Obrolan Biasa Jadi Pelayanan yang Bikin Pelanggan Nyaman
-
Bukan Sekadar Tren, Ini Bukti Kuliner Nusantara Kini Jadi 'Raja' di Negeri Sendiri
-
4 Cara Atasi Aliran Air yang Kecil setelah Pasang Filter Air, Kembali Deras dan Jernih
-
Sunblock Marina Berapa Harganya? Ini Kandungan, Manfaat, dan Review Pengguna
-
Lampu untuk Kamar Tidur Berapa Watt? Begini Cara Menghitungnya agar Pas
-
Apakah Covering Cream Viva Mengandung SPF? Cek Fakta dan Cara Pakai yang Benar
-
5 Dispenser Galon Bawah Low Watt untuk Rumah Daya Listrik 450 Watt
-
Nelayan di Toli-Toli Sulit Jangkau Ikan Bernilai Tinggi, Bisakah Rumpon Portabel Jadi Solusi?