Suara.com - Pemerintah Mesir memastikan negaranya aman dikunjungi oleh wisatawan, termasuk asal Indonesia, sehingga tidak ada alasan untuk mengabaikan berbagai tujuan wisata di negara piramida itu.
"Percaya pada saya, Mesir aman," kata Kepala Otorita Pariwisata Mesir Samy Mahmoud kepada wartawan Indonesia peserta Program Kunjungan Media, Senin (18/4/2016).
Dia tidak menampik adanya kekhawatiran tentang keamanan Mesir menyusul jatuhnya pesawat sipil Rusia di Semenanjung Sinai tahun lalu, yang disebut sebagai serangan teroris tersebut.
Padahal menurutnya, para wisatawan asing dapat dengan leluasa menikmati suasana kota-kota di Mesir dengan aman dan leluasa dengan berjalan kaki.
Maka, untuk memperbaiki citra pariwisata Mesir, diluncurkan kampanye bertajuk "Ini Mesir". Pesan ini untuk mengatakan pada dunia, bahwa apa pun yang ada di negara piramida itu sangat bagus dan layak untuk dinikmati.
Karenanya, Samy meminta para wisatawan Indonesia tak ragu berlibur ke Mesir. Bahkan, menurutnya saat ini adalah waktu yang tepat bagi mereka untuk berkunjung. Selain berbagai tawaran paket kunjungan wisata dengan harga yang menarik --karena banyak biro wisata yang banting harga-- cuaca juga sedang bersahabat bagi wisatawan untuk menikmati daya tarik pariwisata budaya dan belanja di Mesir.
Dia mencontohkan harga paket kunjungan wisata Kairo-Luxor-Aswan selama tujuh hingga 10 hari lebih murah dibandingkan dengan paket kunjungan wisata ke negara Eropa, seperti Prancis dan Inggris.
Samy memaparkan, di kalangan wisatawan mancanegara, Mesir yang mendapat julukan "Umm-Al-Dunya" atau "Induknya Dunia". Mesir dikenal sebagai negeri yang dikaruniai banyak tempat eksotis dan menarik untuk dikunjungi.
Pesona Sungai Nil dan peninggalan peradaban tinggi masa silam seperti piramid dan Sphinx, adalah beberapa di antaranya. Kota-kota bersejarah yang telah berusia ribuan tahun seperti Mesir, Alexandria, Luxor dan Aswan juga memiliki daya tarik yang sayang untuk dilewatkan.
Sejauh ini, jumlah wisatawan asal Indonesia yang mengunjungi Mesir masih "sangat kecil", yakni berkisar antara 25.000 dan 30.000 orang. Untuk itu Mesir terus berupaya menarik lebih banyak orang Indonesia berkunjung ke negaranya, termasuk mereka yang hendak beribadah umrah dan haji di Arab Saudi. (Antara)
Berita Terkait
-
Laga Spanyol vs Mesir Ternoda Aksi Rasisme, Lamine Yamal Angkat Bicara
-
Kata-kata Haru Mohamed Salah Usai Resmi Tinggalkan Liverpool Akhir Musim
-
Nestapa Mohamed Salah di Piala Afrika 2026 Kini Pulang ke Anfield Demi Tempat Utama
-
Sadio Mane Ungkap Kunci Keberhasilan Senegal Melaju ke Final Piala Afrika 2025
-
Magis Mohamed Salah Sudah Hilang
Terpopuler
Pilihan
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
Terkini
-
5 Rekomendasi Bodycare Wardah dan Manfaatnya untuk Perawatan Sehari-hari
-
5 Sepatu New Balance Diskon 50 Persen di Sports Station, Gaya Kekinian Hemat Uang
-
Harga Plastik Melonjak, Bisakah Momentum Ini Dorong Gaya Hidup Lebih Ramah Lingkungan?
-
Mending Cushion atau Skin Tint untuk Hasil Natural? Cek Perbedaan dan 6 Rekomendasinya
-
7 Sunscreen untuk Pria Terbaik Anti Whitecast, Wajah Natural Tanpa Belang
-
Kekhawatiran Gula Anak Meningkat, Roti Berbasis Kini Stevia Jadi Pilihan Masyarakat
-
5 Pilihan Gel Moisturizer Wardah untuk Atasi Kusam hingga Breakout
-
6 Seri Puma Palermo Sedang Diskon Besar hingga Rp500 Ribu, Cek Daftar Harganya
-
Kapan Iduladha 2026? Cek Tanggal dan Jadwal Cuti Bersama Menurut SKB 3 Menteri
-
Bukan Sekadar Main Game, Komunitas dan Kreator Jadi Kunci Besarnya Industri Gaming Asia Tenggara