- Polri membantah kabar penangkapan Syekh Ahmad Al Misry terkait kasus dugaan pelecehan seksual terhadap santri di Bogor.
- Tersangka SAM dipastikan masih berada di Mesir dan pihak otoritas setempat sedang melacak lokasi persembunyiannya tersebut.
- Polri telah menetapkan status tersangka terhadap SAM setelah melakukan gelar perkara atas kasus pelecehan seksual tersebut.
Suara.com - Polri membantah kabar yang menyebut pendakwah Syekh Ahmad Al Misry telah ditangkap dan dipulangkan ke Indonesia dalam kasus dugaan pelecehan seksual terhadap santri di Bogor.
Hingga kini, tersangka yang dikenal dengan inisial SAM itu dipastikan masih berada di Mesir dan keberadaannya masih dilacak otoritas setempat.
“Informasi tersebut tidak benar. Bahwa yang bersangkutan SAM masih berada di Mesir,” kata Sekretaris NCB Hubinter Polri, Brigjen Untung Widyatmoko, Rabu (13/5/2026).
Menurut Untung, koordinasi dengan otoritas Mesir masih terus dilakukan. Namun, hingga saat ini aparat setempat baru memberikan informasi melalui sambungan telepon dan masih mencari lokasi pasti keberadaan SAM.
“Jawaban hanya diberikan melalui telepon bahwa mereka (Otoritas Mesir) saat ini tengah mencari posisi pasti yang bersangkutan berada di Provinsi mana,” ujarnya.
Sebelumnya, pendakwah tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pelecehan seksual terhadap sejumlah santri di Bogor.
Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, menyebut penetapan status tersangka dilakukan setelah penyidik menggelar perkara.
“Berdasarkan pelaksanaan gelar perkara oleh penyidik, telah menetapkan saudara SAM sebagai tersangka,” kata Trunoyudo.
Di tengah proses hukum yang berjalan, Syekh Ahmad Al Misry sempat memberikan klarifikasi melalui akun Instagram pribadinya. Ia membantah kepergiannya ke Mesir sebagai upaya melarikan diri dari proses hukum.
Baca Juga: Jejak Alumni Kamboja di Hayam Wuruk: Mengapa Jakarta Dipilih Jadi Basis Judol?
SAM mengklaim dirinya berangkat ke Mesir pada pertengahan Maret 2026 untuk mendampingi ibunya yang sedang sakit dan menjalani operasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali
-
Demi Jam Terbang, Persib Bandung Resmi Pinjamkan Henhen Herdiana ke PSM Makassar
-
Bejad, Oknum Guru Ngaji di Kota Serang Asusila Gadis Berusia 9 Tahun
-
Smart Stick Berbasis AI Karya Siswa Indonesia Dilirik Profesor China, Apa Keunggulannya?
-
Gamer Siap-Siap! Nintendo Switch dan Switch 2 Bakal Resmi Masuk Indonesia Desember 2026