Suara.com - Menteri Pariwisata Arief Yahya menyampaikan apresiasi kepada PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) atas layanan paket wisata bahari tahun ini ke enam destinasi karena mempermudah akses wisatawan menikmati pariwisata.
"Sebagai BUMN, Pelni bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri, dan tentunya membantu mengembangkan pariwisata," katanya dalam keterangan di Jakarta, Kamis (5/5/2016).
Menpar juga menyampaikan keinginannya suatu ketika kapal-kapal Pelni bergerak seperti bus "hop and off" atau bus tingkat yang bisa menjadi tempat untuk menikmati keindahan panorama alam dari perairan yang dilaluinya, berkeliling dari satu pulau ke pulau lain, secara rutin dan sudah diatur waktunya.
"Jadi keliling dari destinasi satu ke destinasi yang lain," katanya menanggapi peluncuran rute Pelni ke enam destinasi wisata bahari.
PT Pelni meluncurkan paket wisata bahari ke Raja Ampat (Papua Barat), Wakatobi (Sultra), Karimun Jawa (Jateng), Labuan Bajo (NTT), Bandaneira (Maluku), dan Derawan (Kaltim). Semuanya memiliki pesona keindahan bawah laut.
Manajer Komunikasi & Hubungan Kelembagaan PT Pelni Akhmad Sujadi menyebutkan untuk paket 2016, Labuan Bajo, Bandaneira dan Derawan adalah destinasi baru sedangkan tiga lainnya adalah destinasi pengulangan tahun 2015.
Pelni sudah rutin menggarap rute Semarang-Karimun Jawa dengan kapal motor (KM) Kelimutu.
Untuk ke Labuan Bajo, Pelni siap menggarap pada 23-26 September 2016. Rute dimulai dari Benoa (Bali) - Labuan Bajo - Makassar menggunakan KM Tilongkabila.
Wisatawan yang akan mengunjungi Taman Nasional Komodo, Pulau Kanawa, Pink Beach dan Air Terjun Cuanca Rami, dapat menaiki kapal tersebut. Harga paket untuk kelas satu Rp5,4 juta, kelas dua Rp4,8 juta, dan kelas ekonomi (budget) Rp3,8 juta.
Untuk destinasi Derawan, Pelni akan mengoperasikan KM Bukit Siguntang dari Pelabuhan Balikpapan pada 10-13 Oktober 2016. Harga paket untuk ke Derawan kelas satu Rp5,4 juta, kelas dua Rp4,8 juta, dan kelas budget Rp3,8 juta.
Untuk ke Raja Ampat, Pelni akan mengawali wisata dari Pelabuhan Sorong. Kapal akan bergerak ke Yenbuba (Pasir Timbul, Kampung Yenbuba, Touring Boat, Snorkeling dan Diving). Hari berikutnya ke Painemo (Tracking Bukit, Touring Boat, Snorkeling dan Diving).
Kemudian, perjalanan akan dilanjutkan ke Arborek (Bird Watching, Touring Goa Kelelawar, Snorkeling dan Diving). Semua itu, siap berlayar pada 28-31 Oktober 2016.
Untuk paket wisata ke Raja Ampat itu, Pelni mematok harga kelas satu Rp9,2 juta, kelas dua Rp8,2 juta, dan kelas budget Rp6,3 juta.
Sementara untuk destinasi wisata Wakatobi dilaksanakan pada 11-14 November 2016, berangkat dari Pelabuhan Baubau menuju Pulau Hoga dan Pulau Tomia untuk melakukan snorkeling dan diving.
Kemudian, wisatawan akan kembali ke Pelabuhan Baubau dan selanjutnya Kapal akan ke Makassar. Pelni menawarkan harga paket wisata ke Wakatobi dari Pelabuhan Baubau untuk kelas satu Rp4,7 juta, kelas dua Rp4,1 juta, dan kelas budget Rp3,1 juta.
Untuk wisata bahari ke Bandaneira pada 20-25 November 2016 dengan KM Tidar dari Pelabuhan Ambon. Wisatawan akan mengunjungi Benteng Belgica, Pulau Hatta, Pulau Pisang, dan Pulau Karaka. Harga paket wisata ke Bandareira untuk kelas satu Rp5,9 juta, kelas dua Rp5,1 juta, dan kelas budget Rp4,4 juta.
Disebutkan bahwa harga paket wisata Pelni itu tidak termasuk transportasi udara dan transportasi lain ke pelabuhan awal.
Harga itu sudah termasuk layanan hotel apung di kapal, makan pagi, siang dan malam, serta coffee break, kelengkapan tamu, boat touring, snorkeling dan pemandu di tempat destinasi wisata.
Untuk diving (menyelam) ditambah biaya antara Rp1,2 juta hingga Rp1,4 juta.
Untuk fasilitas kamar kelas satu terdiri atas dua ranjang, kamar kelas 2 terdiri satu ranjang dengan kamar mandi di dalam, sedangkan penumpang kelas budget di satu ruang besar. (Antara)
Berita Terkait
-
Executive Talk | Hoaks Kesehatan dan AI, Ini Pandangan RS Pelni
-
Punya Nahkoda Baru, Eks Direksi Telkom Budi Setyawan Jadi Bos Pelni
-
Executive Talk: Hoaks Kesehatan dan AI, Ini Pandangan RS Pelni
-
Hoaks Kesehatan di Sosmed hingga AI Jadi Rujukan Konsultasi, Ini Pandangan RS Pelni
-
Puncak Mudik Kapal PELNI Tembus 31 Ribu Penumpang, Naik 12,2 Persen
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
5 Foundation Stick 'Dupe' Dior yang Bikin Wajah Auto Mulus, Harga Mulai Rp40 Ribuan
-
5 Weton Paling Ditakuti Makhluk Halus Menurut Primbon Jawa
-
8 Hal yang Harus Dipersiapkan saat Pemadaman Listrik Bergilir
-
Hari Susu Sedunia 2026: Kebiasaan Kecil Minum Susu yang Bisa Berdampak Besar bagi Kesehatan
-
Keliling Jakarta Tanpa Takut Sinar UV, Menemukan Cerita di Setiap Sudut Kota
-
Silsilah Keluarga Roy Suryo, Keturunan Keraton Mana?
-
Bukan Sekadar Game, eSports Jadi Pintu Masuk Literasi Finansial dan Transformasi Digital
-
5 Moisturizer Anak untuk Mencerahkan Kulit Wajah yang Kusam dan Sensitif
-
5 Rekomendasi Sabun Cuci Muka untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat
-
3 Shio yang Beruntung Selama 22-28 Juni 2026, Rezeki Datang Bertubi-tubi