- Pelni telah mempersiapkan infrastruktur dan armada kapal untuk menghadapi potensi cuaca ekstrem selama periode mudik Lebaran.
- Direktur Utama Pelni memastikan kondisi pelabuhan dan kapal tangguh melalui kolaborasi intensif dengan otoritas pelabuhan setempat.
- Pelni fokus menyelesaikan perawatan kapal dan perbaikan fasilitas penumpang seperti toilet serta kasur selama Januari hingga Februari 2026.
Suara.com - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni telah mengantisipasi untuk hadapi potensi cuaca ekstrem pada momen mudik lebaran. Salah satunya, dengan menyiapkan infrastruktur dan armada kapal.
Direktur Utama Pelni, Tri Andayani, mengakatan cuaca memang tidak bisa diprediksi maupun diintervensi. Maka itu, Pelni akan memastikan dermaga maupun kapal tangguh hadapi cuaca buruk
"Cuaca buruk jelas itu faktor alam yang tidak bisa kita intervensi, maka yang bisa kita intervensi adalah apa namanya kondisi dari dermaga, kita ya kondisi dari pelabuhan, dan kondisi dari kapal itu sendiri. Itu yang controllable," ujarnya dalam media briefing di Jakarta, yang dikutip Jumat (21/1/2026).
Wanita yang kerap disapa Anda menuturkan, ini dalam kondisi cuaca seperti ini, Pelni akan menggandeng otoritas pelabuhan untuk memantau kondisi pelabuhan. Sehingga, ada keputusan yang tepat, jika kondisi cuan semakin memburuk.
"Kalau kondisi dari pelabuhan itu tentu controllable teman-teman pengelola pelabuhan, artinya sinergi kolaborasi antara kami operator kapal dengan para pengelola pelabuhan ini harus lebih intensif," jelasnya.
Namun, Anda menyebut, Pelni masih dihadapkan tantangan keterbaaan jumlah kapal, padahal jumlah pemumpang terus meningkat setiap tahunnya.
"Tapi kalau secara keseluruhan pasti tentu persiapan kita itu kurang lebih sama gitu ya. Artinya apa yang menjadi konsen kita bahwa karena jumlah kapal kita yang terbatas, apalagi lebaran ya itu karena negara kita juga mayoritas muslim, sehingga pasti yang ingin mudik gitu ke kampung halamannya juga dalam jumlah yang banyak," bebernya.
Akan tetapi, Anda menjamin, semua kapal akan siap mengangkut para pemudik, karena seluruh perawatan tengah berlangsung pada saat ini. Selain kapal, Pelni juga mulai memperbaiki fasilitas penumpang di dalam kapal. mulai dari toilet hingga shower.
"Kemudian ada juga apa namanya kasur-kasur yang sekiranya sudah tidak layak untuk digunakan langsung kita turunin. Jadi itu cepat kita lakukan di dalam Januari-Februari ini semuanya gitu. Jadi kita benar-benar ingin memastikan bahwa kita benar-benar siap untuk melayani angkutan lebaran tadi," pungkasnya.
Baca Juga: Pelabuhan Jadi Simpul, 127 Kapal Bantuan Padati Aceh dan Sumut
Berita Terkait
Terpopuler
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan RAM 8 GB Terbaik Januari 2026, Handal untuk Gaming dan Multitasking
-
Harda Kiswaya Jadi Saksi di Sidang Perkara Dana Hibah Pariwisata
-
Aksi Jual Asing Marak, Saham BBCA Sudah 'Diskon' Hampir 10 Persen
-
Rumor Panas Eks AC Milan ke Persib, Bobotoh Bersuara: Bojan Lebih Tahu Kebutuhan Tim
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
Terkini
-
Purbaya Gunakan AI hingga Beli Data dari Luar Negeri buat Cari Tambahan Pajak
-
Aksi Jual Asing Marak, Saham BBCA Sudah 'Diskon' Hampir 10 Persen
-
Penyaluran Kredit Meningkat, Uang Beredar Tumbuh Tinggi di Desember
-
Perkuat Ekonomi Kerakyatan Berbasis Komunitas, BRI Berdayakan Lebih dari 42 Ribu Klaster Usaha
-
Pengamat: Dasco - Purbaya Jadi 'Duet Maut' Jaga Stabilitas Ekonomi Politik
-
Bahlil: Saya Menteri Gagal Jika Masih Ada Desa Tanpa Listrik
-
Penjelasan Purbaya Kenapa Rupiah Anjlok Tapi IHSG Naik, Bisa Picu Krisis Ekonomi?
-
Bank Mega Syariah: Tabungan Haji Kelompok Gen Z Tumbuh 39,1 Persen
-
PNM Perluas Pemberdayaan Perempuan di Maluku Utara
-
CBDK Catat Kapitalisasi Pasar Rp44 Triliun di Tengah Ekspansi Infrastruktur