Suara.com - Pemerintah Kota Kupang menggelar festival budaya daerah untuk menyambut para peserta Sail Indonesia yang akan datang dan singgah di wilayah ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada akhir Juli hingga awal Agustus ini.
"Festival budaya itu akan kita gelar di Pantai Kopan di Kelurahan La Lais Besi Kopan (LLBK) saat kedatangan peserta sail nanti," kata Kepala Dinas Pariwisata Kota Kupang Ester Muhu kepada Antara di Kupang, Kamis (21/7/2016).
Menurut dia, selain festival budaya, Pemerintah kota Kupang juga akan mementaskan sejumlah olah raga tradisional seperti permainan 'gala asin' dan sejenisnya untuk meraimakan lokasi dekat tambatan kapal layar 'yatch' para sailor nanti.
Selain itu, untuk anak-anak para peserta Sail Indonesia yang dimungkinkan ikut hadiri kegiatan itu, akan disugguhkan sejumlah permainan anak-anak daerah unik dan melibatkan anak-anak di daerah ini. "Selain menghibur kita juga mau memperkenalkan sejumlah permainan khas unik anak-anak di daerah ini," kata Ester tanpa merinci jenis permainan unik itu.
Secara kelembagaan Kota Kupang, lanjutnya, sangat siap menyambut para peserta Sail Indonesia itu, karena sudah saban tahun dilakukan dan Kota Kupang menjadi salah satu tempat singgahan para sailor dengan 'yatch'-nya masing-masing.
Menurut Ester, untuk Sail Indonesia 2016 ini akan hadir sedikitnya 40 kapal layar (yatch) dan akan melabuhkan diri di pantai Kota Kupang di Kelurahan LLBK.
Seperti biasa Pemerintah Kota Kupang akan menyambut para peserta dan menyapanya dalam seremoni 'gala dinner' dan selanjutnya menyampaikan sejumlah lokasi wisata yang ada untuk bisa didatangi dan dikunjungi.
"Termasuk kuta juga mempersiapkan para pengrajin dan penenun dengan segala hasilnya untuk nantinya bisa dikunjungi oleh para peserta sail tersebut," katanya.
Wali Kota Kupang Jonas Salean terpisah mengatakan, secara kelembagaan pemerintah sangat siap menyambut para peserta Sail Indonesia itu.
Kegiatan Sail Indonesia yang saban tahun dilakukan itu sudah menjadi agenda tahunan untuk Pemerintah Kota Kupang, sehingga sangat mudah dipersiapkan untuk kelancaran penyambutannya.
"Kalau tidak salah ini yang ke-12 peserta Sail Indonesia mampir di Kota Kupang dan karena itu pemerintah dan masyarakatnya sudah sangat familiar dengan kegiatan ini," katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Cara Menghilangkan Flek Hitam Bekas Jerawat Low Budget, Dokter Sarankan Pakai Bahan Alami Ini
-
Letak Kompor Menurut Feng Shui, Benarkah Bisa Memengaruhi Rezeki? Ini 6 Posisi yang Dianjurkan
-
Ramalan Zodiak 11 Juli 2026: 5 Zodiak Ini Diprediksi Banjir Keberuntungan dan Cuan!
-
Dari Ngopi hingga Belanja, Ini Alasan Transaksi Digital Kian Jadi Andalan Sehari-hari
-
Tak Banyak yang Tahu, Pilihan Menu di Hotel Ternyata Bisa Berdampak pada Kelestarian Laut
-
Moisturizer Citra Pearly Glow UV Bisa Bikin Cerah? Cek Klaim dan Ulasan Pengguna
-
3 Review Facial Wash Non SLS Wardah, Tidak Bikin Wajah Ketarik setelah Cuci Muka
-
5 Cara Sederhana Redakan Stres Kerja agar Tidak Burnout, Mudah Dilakukan!
-
Belum Punya Riwayat Kredit? Kini Peluang Dapat Pembiayaan Bisa Lebih Besar Berkat Data Digital
-
Limbah Jahe Selama Ini Banyak Terbuang, Bagaimana Peneliti BRINDiubah Menjadi Sumber Energi Bersih?