Suara.com - Apakah Anda tergolong orang yang membeli bra dengan ukuran sama selama bertahun-tahun? Jika ya, maka kemungkinan besar Anda satu dari 80 persen perempuan yang mengenakan bra dengan ukuran yang salah.
pakar bra Maria Hernandez mengatakan bahwa seiring bertambahnya usia dan berat badan, ukuran bra perempuan bisa saja mengalami perubahan. Oleh karena itu pastikan Anda konsultasi pada konsultan penjualan bra saat membeli bra baru.
Jika tidak, Anda berpotensi melakukan beberapa kesalahan yang umum dialami perempuan saat memilih bra, seperti dilansir laman Prevention.
1. Cup yang terlalu longgar
Cup bra yang terlalu longgar dapat membuat payudara Anda kendur. Untuk menyiasatinya pilihlah ukuran cup yang tepat, atau kencangkan tali bra agar payudara Anda tetap tertahan di posisi yang tepat. Ada baiknya Anda mencoba ketepatan ukuran bra dengan memasangkannya di payudara Anda saat akan membelinya.
2. Tali bra terlalu longgar
Bra yang memiliki tali terlalu ketat bisa membuat Anda sukar bernapas. Tapi sebaliknya, tali bra yang terlalu longgar mungkin dapat membuat payudara Anda turun dan tak tertutupi dengan baik oleh cup bra. Sebaiknya ganti tali bra Anda jika dirasa tak lagi memiliki elastisitas mengangkat payudara Anda, jika tidak bentuk payudara Anda yang jadi taruhannya.
3. Cup terlalu kecil
Pentingnya memahami ukuran payudara dari waktu ke waktu untuk memastikan bahwa payudara Anda dapat terlindungi sempurna dengan pemakaian bra. Sayangnya beberapa perempuan memaksakan payudaranya yang semakin membesar dengan memakai bra berukuran kecil. Akibatnya cup tak dapat menampung sempurna payudara dan membuat bentuknya tak lagi indah.
4. Tidak membeli bra baru bertahun-tahun
Anda menggunakan bra yang sama selama 5 tahun? Bra tidak didesain untuk digunakan seumur hidup. Meski Anda masih merasa nyaman menggunakan bra tersebut, Anda harus rutin menggantinya minimal 1.5 tahun sekali. Jadi, belilah bra yang baru meski bra lama terlihat sangat nyaman.
5. Bentuk yang salah
Bra memiliki bentuk yang bervariasi dengan desain yang berbeda-beda pula. Biasanya masing-masing model bra memiliki fungsi yang berbeda pula. Jika Anda memiliki bahu lebar dan terdapat jarak antara buah dada, pilihlah bra balconette yang dapat mengangkat payudara Anda.
Sedangkan bagi Anda yang memiliki bahu sempit dengan belahan dada yang begitu jelas, plunging bra bisa menjadi pilihan yang tepat. Bagi Anda yang memiliki payudara kecil, model bra dengan tambahan busa di dalamnya bisa membuat buah dada Anda tampak lebih berisi dan terangkat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung