Hari kedua di Jawa Tengah, Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG) melanjutkan kegiatan Bakti sosial (baksos) yang dipusatkan di Yayasan Surya Gemilang, Kalibanteng Kidul, Semarang. Bakti Sosial yang dilakukan IIPG ini merupakan rangkaian acara dalam rangka roadshow ke berbagai kota untuk menjalin silaturahmi dan konsolidasi dengan IIPG dan masyarakat di daerah.
Rombongan IIPG yang dipimpin Deisti Setya Novanto membagikan 300 paket sembako dan makanan sehat untuk anak-anak, ibu hamil dan ibu menyusui.
Selain itu, Deisti menyempatkan diri bermain dan melakukan tanya jawab dengan anak-anak PAUD Surya Gemilang. Antusias dan keceriaan nampak di wajah anak-anak PAUD ketika Ketua Umum IIPG melontarkan beberapa pertanyaan.
“Setiap masa memiliki tugas perkembangan masing-masing. Bermain adalah tugas utama anak-anak usia pra sekolah. Dalam bermain ini pula mereka belajar hal-hal baru yang dapat membentu perilaku ke depan,”ungkap Deisti di Semarang, Jawa Tengah, Selasa (16/5/2017).
Deisti mengingatkan kepada warga yang hadir untuk senantiasa memberikan ruang yang cukup kepada anak dalam pengembangan diri dan kreativitas. Untuk itu, melalui kegiatan bermain, pengembangan karakter dan kreativitas serta motivasi anak dapat disisipkan.
Namun, demikian Deisti juga menanamkan kewaspadaan kepada orang tua dalam memberikan fasilitas bermain kepada anak-anak.
"Hati-hati, ya Ibu-ibu, dalam memberikan alat permainan kepada anak-anak. Kita harus selektif sebagai bentuk tanggung jawab kita, sembari menjelaskan dampak negatif dari beberapa alat permainan, seperti permainan digital yang dapat merusak kepribadian anak," ujarnya.
Menurutnya anak-anak cenderung tumbuh menjadi asosial, hilang kreativitas, dan hilang jiwa pertemanan, saling berbagi dan sebagainya.
Permainan digital, tambahnya, juga membuat pertumbuhan anak menjadi terganggu. Dia menjelaskan di luar negeri, anak yang berumur di bawah lima tahun tidak diperkenankan memegang "gadget" atau melakukan permainan digital di gawai. Tujuannya agar anak dapat berinteraksi dengan teman sebayanya.
Baca Juga: IIPG Serahkan Bantuan Kepada Dua Desa Korban Banjir di Magelang
Kondisi sebaliknya, terjadi di Tanah Air yang mana para orang tua berlomba - lomba memberikan anaknya gawai, piranti yang modern dan canggih.
"Orang tua harus menyadari bahwa anak di bawah lima tahun belum memerlukan gawai. Lebih baik bermain permainan tradisional bersama teman-temannya," tukas Deisti.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
- 5 HP Infinix Terbaru dengan Performa Tinggi di 2026, Cek Bocoran Spefikasinya
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
6 Aksesori Sepeda Kalcer Aesthetic Bikin Gowes Makin Gaya
-
Korea Selatan Masuk Negara Paling Rasis di Dunia, Apa Penyebabnya?
-
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
-
3 Karakter Seseorang Dilihat dari Kebiasaan Menyilangkan Kaki
-
5 Rekomendasi Sunscreen di Supermarket Menurut Dokter Estetika Kamila Jaidi
-
40 Poster Ramadhan untuk Anak SD Desain Lucu dan Islami, Gratis Download di Sini!
-
Beda Skincare dan Krim Dokter, Mana yang Lebih Ampuh Cegah Penuaan Dini?
-
Ramalan Zodiak Keuangan 13 Februari 2026: 5 Zodiak Ini Bakal Panen Rezeki
-
Kenapa BPJS PBI Tiba-Tiba Tidak Aktif? Segera Cek Status Kepesertaan Secara Online
-
Lelah dan Stres Akibat Jadwal Padat? Ini Rahasia Generasi Muda Tetap 'Cool' Seharian!