Suara.com - Lukisan berjudul Air Mancar (1973) dan Jayakarta (1975) menceritakan tentang evolusi Jakarta, karya maestro seni lukis Indonesia Srihadi Soedarsono. Lukisan ini dipamerkan dalam pameran bertajuk 'Menyingkap Ja(Ya)karta' di Museum Seni Rupa dan Keramik, Jakarta.
Ketua Umum Yayasan Mitra Museum Jakarta (YMMJ) Soedarmadji Damais mengatakan lukisan Jayakarta dipamerkan hingga 23 Oktober 2017. Lukisan ini menceritakan tentang evolusi Kota Jakarta dalam membangun fisik serta sebuah cerminan keberhasilan masyarakat menegaskan toleransi dalam keseharian.
"Kami merasa lukisan ini patut ditampilkan di bulan kemerdekaan ini agar masyarakat dapat menikmati keindahannya sekaligus memaknai goresan perjuangan yang tertoreh di dalamnya," tutur Soedarmaji.
Pada awalnya, lukisan Jayakarta dipajang di ruang khusus untuk menjamu tamu penting pemerintahan di Balai Kota Jakarta semasa Gubernur Ali Sadikin menjabat. Tetapi kini ruangan tempat lukisan Jayakarta dipajang tidak lagi digunakan sebagai tempat menerima tamu.
Jayakarta banyak mengandung unsur-unsur kenangan pembangunan Kota Jakarta dari masa ke masa, serta mengandung nilai sejarah dan perjuangan.
Hingga kini, kata dia, lukisan tersebut belum mendapatkan perawatan fisik secara maksimal dan dalam waktu dekat upaya restorasi yang lebih memadai dan sesuai dengan kaidah pelestarian dan konservasi akan diupayakan.
Pihaknya berharap rangkaian karya yang memaparkan dinamika hubungan antara pemerintah, seni rupa, dan perkembangan Jakarta tersebut dapat menjadi media refleksi publik.
Pameran itu juga menyertakan sebuah karya baru dari Srihadi Soedarsono berupa lukisan berjudul 'From Jayakarta to the Glorious Maritime Nation' yang dibuat dalam rangka menjaga keberlangsungan karya Jayakarta dalam konteks hari ini.
"Kota Jakarta adalah kota tua dan tumbuh berkembang sebagai kota metropolitan yang modern, sejajar dengan kosmopolitan dunia. Tiap warga negara Indonesia harus bangga terhadap ibu kotanya yang memiliki identitas nasional dan internasional," ujar Srihadi Soedarsono. (Antara)
Baca Juga: Pemprov DKI Edukasi Warga Jakarta Untuk Hidup Sehat
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Bolehkah Pakai Sabun Cuci Muka Exfoliating Cleanser Setiap Hari?
-
Silsilah Keluarga Hasbi Jayabaya, Penerus 'Dinasti' Bupati Lebak Sindir Masa Lalu Wakilnya Eks Napi
-
Tasya Farasya Ungkap Alasan Pakai Baju Kuning saat Sidang Cerai, Awalnya Siapkan Abu-Abu
-
Link Download Kalender April 2026 PDF Gratis, Lengkap dengan Pasaran Jawa
-
7 Parfum Lokal Aroma Powdery yang Tahan Lama, Wangi Lembut Elegan Seharian
-
5 Parfum Aroma Buah Tahan Lama untuk Tampil Segar Seharian
-
3 Shio yang Diprediksi Paling Beruntung Selama April 2026, Kamu Termasuk?
-
Kapan Sebaiknya Ganti Sepatu Lari Baru? Ini 3 Rekomendasi yang Paling Awet
-
Tren Hojicha Masuk Indonesia, CHAGEE Sajikan Menu Baru Hingga Merchandise Spesial
-
Apa Itu Nonchalant? Mengenal Arti Istilah Viral di TikTok Lengkap dengan Contoh Kalimat