Suara.com - Seorang perempuan meninggal dunia karena mengalami kecelakaan lalu lintas pada 1 Oktober lalu. Padahal, calon pengantin asal Taiwan bernama Ren An Ni lima hari sebelumnya akan menikah, dan sehari sebelumnya baru akan berulang tahun ke-32.
Ren sedang melintasi persimpangan lalu lintas di Kota Taoyuan pada 26 September malam saat dia ditabrak sebuah bus antar-jemput rumah sakit.
Dia baru saja meninggalkan rumah sakit setelah mendapat janji medis saat bus tersebut menabraknya. Ren dinyatakan meninggal di lokasi kejadian.
Menurut laporan media, Lu, calon pengantin lelaki yang berduka menulis pesan terkait kecelakaan tragis tersebut di halaman Facebook-nya pada hari pemakaman sang calon istri.
"Ini adalah hari ke 19 saya tidak berbicara denganmu. Saya akhirnya meletakkan cincin di jarimu. Hari ini kami sudah menikah. Maaf kamu harus menunggu dua minggu lagi, meskipun kamu masih tidak dapat membantuku memakai cincin, dan kamu tidak bisa melihatku dalam setelan jas pernikahan," tulis Lu di Facebook-nya.
Lu juga mengungkapkan rasa terima kasihnya dan cinta untuk Ren di posting-an lain, yaitu pada 17 Oktober lalu.
"Meskipun saya sendiri sekarang, saya akan terus berjalan dengan penuh berani, hanya sedikit sulit sekarang dan saya membutuhkan lebih banyak waktu. Jadi tolong biarkan saya merindukanmu lebih lama, dan mengingat betapa baiknya dirimu untukku, kasih sayangmu, dan semua hal yang tidak pernah kita lakukan, sehingga aku bisa terus menyelesaikan hidup kita. Di kehidupan kita selanjutnya, aku berharap kita akan menikah lagi," ungkap Lu.
Lu menggelar upacara "perpisahan" untuk Ren pada 16 Oktober lalu. Apple Daily Taiwan melaporkan, Lu bersusah payah menghiasi tempat pernikahannya dengan karangan bunga, juga gambar yang diambil dari pemotretan pre wedding mereka.
Kartu-kartu kosong juga ditempatkan di meja resepsionis untuk sekitar 400 teman dan keluarga yang menghadiri pelayanan menuliskan keinginan mereka. Lu yang mengenakan jas tidak dapat berbicara selama upacara tersebut, menangis dengan air mata di atas panggung.
Baca Juga: Baru Menikah Tiga Hari, Guru SD Meninggal
Mereka yang hadir di pernikahan itu adalah supir bus dan perwakilan rumah sakit, yang menghibur keluarga dengan karangan bunga.
Menurut laporan, keluarga Ren menempuh jalur hukum terkait kecelakaan tersebut, dan akan melanjutkan pembicaraan dengan rumah sakit. (Asiaone)
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Dedi Mulyadi Soroti Sampah Mengendap 32 Tahun di Saluran Air Kota Bandung
-
Pelabuhan Maumere Tetap Layani Kapal Ro-Ro dan Penumpang
-
Semarak Kemerdekaan Tak Lagi Ramai di Lapak Pedagang, Penjualan Anjlok hingga 75 Persen
-
Seskab Teddy Indra Wijaya Salahi Aturan di HUT RI ke-81 Gegara Pakai Pin Ini?
-
Siswa Jakarta Diperbolehkan PJJ Besok 18 Agustus, Pemprov DKI: Bukan Wajib atau Larangan
-
Bukan di BKB, Festival Bidar 2026 Justru Ubah Kampung Kapitan Jadi Pusat Keramaian
-
Bukan Cuma Beras, PSI Ungkap 8 Bahan Pangan yang Berhasil Swasembada di Era Prabowo
-
BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutan untuk Pemerintahan Prabowo-Gibran
-
Masih Layakkah Thom Haye Dijuluki The Profesor? Bung Towel Kasih Pernyataan Kontroversial
-
HUT RI, Mahasiswa UGM Turunkan Bendera Setengah Tiang: 81 Tahun Merdeka atau Menderita?