Suara.com - Pradip Subramanian, yang melawan Steven Lim dalam pertandingan Muaythai di Asia Fighting Championship (AFC), 23 September lalu, telah meninggal setelah pertarungan berakhir.
Dalam sebuah posting-an di Facebook, Steven (41), yang pernah mengikuti kontes menyanyi Singapore Idol pada tahun 2004 menyampaikan rasa duka cita untuk lawannya.
"Beristirahatlah dengan tenang, prajurit dan pejuang saya yang benar-benar dihormati tanpa kenal takut, dan pejuang dan instruktur tinju yang mengagumkan, Pradip Subramanian!!! Ini adalah momen yang sangat menyedihkan bagi saya mengetahui berita mengejutkan ini!" ungkapnya.
"Kamu mengajarkan kita semua kebajikan menjadi tak kenal takut dan kuat, dan pentingnya memertahankan gaya hidup yang aktif dan bugar! Ucapan belasungkawa terdalam untukmu. Kamu benar-benar pahlawan kita," sambungnya.
Keluarga Subramanian juga mengumumkan kepergian Subramanian lewat media sosial.
"Putra tercinta kita meninggal tiba-tiba. Sudah terlambat untuk menyebutnya sebagai koran," bunyi caption yang diterbitkan bersamaan dengan foto binaragawan veteran di Facebook.
Subramanian dimakamkan di Woodlands Street 81, Block 807, pada hari Minggu.
Lelaki 32 tahun yang juga presiden World Bodybuilding and Physique Sports Federation (WBPF), adalah seorang pejuang pengganti menit-menit terakhir untuk Sylvester Sim setelah ditarik keluar karena komplikasi dengan asuransi.
Ini adalah pertama kalinya Subramanian berkompetisi dalam pertarungan muaythai. Selama pertarungan tersebut, dia menerima pukulan ke kepala beberapa kali.
Baca Juga: Tersedak Makanan, Binaragawan Ini Meninggal
Setelah pertarungan berakhir, dia tampak linglung dan duduk di samping ring selama beberapa menit. Dia kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Umum Singapura, dan langsung meninggal di lokasi.
Bryan Tee (19), seorang pejuang muaythai yang juga berkompetisi di AFC yang digelar di Marina Bay Sands, mengatakan bahwa Subramanian mungkin tidak memiliki pelatihan yang tepat untuk pertarungannya.
"Dia tidak seharusnya bertarung, dia adalah seorang binaragawan, jadi dia mungkin tidak dalam kondisi baik untuk pertarungan ini. Karena seorang binaragawan mungkin tidak banyak bekerja dengan kardio mereka, tapi kami melakukan banyak latihan kardio," katanya kepada The Straits Times.
AFC telah merilis pernyataan terkait kejadian tersebut.
"Kami sangat sedih berbagi kabar bahwa Pradip Subramanian, pejuang Exhibition Match-Up dan Presiden Federasi Bodybuilding dan Olahraga Fisial Dunia Singapura (WBPF) telah meninggal dunia di Singapore General Hospital (SGH) pada tanggal 23 September 2017 jam 21.00," jelas AFC dalam pernyataannya.
"Kami bersama staf medis di rumah sakit untuk memastikan penyebab kematian, dan meminta agar selama masa sulit ini, kami harus berkumpul dan memberikan dukungan kepada keluarga, teman, dan rekan Subramanian dan menahan diri dari spekulasi apapun. Sebuah konferensi pers resmi akan diadakan dalam waktu dekat," sambung mereka.
"Proyek Subramanian, AFC Physique Championships (APC), yang dijadwalkan pada 24 September 2017, akan dibatalkan sebagai tanda penghormatan," tandas mereka. (Asiaone)
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
BREAKING NEWS: Peringatan Tsunami di Flores Usai Gempa 7,0
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week