Suara.com - Menjelang Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran, orang-orang biasanya sibuk membuat kue, sementara untuk orang Betawi, dodol Betawi dan kue Cina biasanya menjadi makanan yang selalu disiapkan.
Dodol memang merupakan makanan yang spesial bagi warga Betawi. Kue berbahan dasar dari ketan, gula merah dan kelapa ini biasanya dijadikan antaran kepada orangtua atau saudara yang lebih tua ketika bersilaturahmi saat Idul Fitri.
Namun seiiring waktu, dodol Betawi mulai dilupakan orang Betawi sendiri. Salah satu penyebabnya, panganan tersebut cukup sulit dibuat, memakan waktu, tenaga, serta biaya yang tak sedikit.
BACA JUGA: Awas, Kesepian Bisa Menyebabkan Kematian
Bagaimana tidak, untuk membuat dodol biasanya menggunakan kuali atau wajan besar dengan diameter sekitar 1,5 meter. Bahan-bahan dasarnya dari beras ketan, kelapa, dan gula merah.
Sedangkan pembuatannya memakan waktu yang tak sedikit, sekitar delapan hingga 10 jam. Sementara untuk mengaduk dodol, dibutuhkan minimal tiga orang dewasa.
Singkatnya, membuat dodol membutuhkan biaya, waktu, dan tenaga yang tak sedikit. Tapi beruntung, meski orang-orang sudah mulai malas membuat dodol, tapi bukan berarti dodol sudah sulit ditemukan. Di beberapa wilayah, rupanya masih ada beberapa orang yang memang fokus menjual makanan Betawi seperti dodol dan kue keranjang alias kue Cina.
Salah satu penjual dodol yang cukup terkenal adalah Kutong. Lelaki berusia 56 itu mengaku sudah membuat dan menjual dodol Betawi sejak 1995.
"Saya bikin dari tahun 1995, waktu itu harga jualnya masih Rp 1.500 untuk satu kilo kue," katanya, saat ditemui di kediamannya di Desa Rawakalong, Gunung Sindur, Bogor, baru-baru ini.
Kutong menuturkan mendapatkan keahlian membuat dodol dan kue keranjang setelah bekerja dengan seseorang. "Dulu saya kerja sama orang keturunan. Ilmunya saya ambil, terus saya kerjain di rumah. Alhamdulillah bisa," ujarnya.
Kutong mengaku membuat dodol dan kue keranjang cuma setahun sekali, menjelang Idul Fitri. "Karena dodol sama kue Cina itu kan makanan orang Betawi. Jadi, kalau mau Lebaran memang banyak yang cari. Apalagi orang sekarang mah buat dodol sama kue Cina ribet, makan waktu, jadi mending beli," jelas lelaki asal Betawi tersebut.
Biasanya, Kutong memproduksi dodol dan kue keranjang lima hari setelah puasa. "Produksinya itu paling meningkat pas seminggu mau Lebaran. Itu benar-benar capek dah ngerjainnya," katanya.
BACA JUGA: Lelang Pakaian Royal Wedding Milik David dan Victoria Beckham
Karena banyaknya pesanan, Kutong membuat dodol dan keranjang hingga memakan bahan 6-8 ton beras ketan. "Bahannya saya giling sendiri. Alatnya punya sendiri. Kayu buat bakar saya beli satu truk. Kayunya harus kayu rambutan, karena kalu bukan kayu rambutan rasanya beda," katanya mengungkap sedikit rahasia dapurnya.
Dapur pembuatan dodol dan kue keranjang ada di belakang rumah Kutong dengan luas kira-kira 15x5 meter. Di dalamnya terdapat satu wajan untuk membuat dodol. Selain itu juga ada dua alat pengukus berukuran besar untuk membuat kue keranjang alias kue Cina.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Jangan Asal Ikut Tren! Teknologi AI Kini Bisa Bantu Kenali Kondisi Kulit Sebelum Beli Skincare
-
4 Air Cooler Sharp Termurah di Shopee, Daya Listrik Mulai 50 Watt
-
Wewangian Terinspirasi Musim Panas dari Timur Tengah, Sentuhan Segar yang Cocok untuk Iklim Tropis
-
Apa Itu Makeup Patchy? Ini 7 Penyebab dan Cara Mencegahnya agar Wajah Mulus
-
Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
-
Perempuan Desa Tak Lagi di Balik Layar, Kini Bisa Jadi Penggerak Ekonomi
-
4 Cushion Budget Friendly di Bawah Rp60 Ribu, Lebih Murah dari Viva Velvet Cushion
-
5 Sepatu Nike Vomero Plus yang Nyaman untuk Lari Jarak Jauh Andalan dr Tirta
-
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
-
Apresiasi Pelanggan Setia, Citilink Serahkan Hadiah Mobil Hybrid dan Tiket Gratis