Suara.com - Tren pernikahan dari tahun ke tahun mengalami perubahan, jika beberapa tahun ke belakang tema rustic banyak dipilih para calon pengantin, maka di 2018 ini tren pernikahan kembali pada konsep tradisional.
Hal ini disampaikan Emil Eriyanto, Owner Multi Kreasi Enterprise Wedding Organizer dalam perhelatan Jakarta Wedding Festival 2018.
BACA JUGA: Gokil, Beauty Vlogger ini Makeup Sebelum Lahiran
Ia mengatakan banyak kliennya baru-baru ini yang meminta konsep pernikahan tradisional. Hal ini, lanjut Emil, terkait dengan ketertarikan generasi muda terhadap budaya Indonesia yang cenderung semakin meningkat.
BACA JUGA: Bikin Masker Wajah Pakai Susu Bubuk, Begini 4 Cara Mudahnya
"Saya surprise sekali ada pengantin yang ingin menikah di Borobudur. Padahal mereka bukan berdarah Jawa, perempuannya bule dan laki-lakinya berdarah Tionghoa. Jadi, memang anak muda sekarang banyak yang mulai ingin cinta budaya lewat perwujudan nikah mereka. Jadi mau menikah nggak sekedar sah tapi ada unsur budaya yang ingin mereka pertahankan," ujarnya dalam temu media JWF 2018 di JCC Senayan, Jumat (13/7/2018).
BACA JUGA: Pacaran Lewat Medsos? Ikuti Tips Ini Agar Tetap Aman
Meski demikian Emil mengatakan bahwa konsep tradisional tak seutuhnya diterapkan oleh pengantin masa kini. Sebagian juga mengombinasikannya dengan konsep pernikahan modern seperti rustic yang sedang ngetren.
Ia juga menyoroti tren pernikahan terkini yang lebih intim dimana pengantin mengundang tamu dalam jumlah terbatas untuk menikmati pesta spesial mereka sekali seumur hidup.
"Tahun ini banyak orang mulai mencoba mengecilkan skala tamu. Tidak tahu apakah, karena faktor ekonomi atau karena ingin menikmati. Karena kalau tamu banyak mareka nggak bisa nikmati malah capek. Jadi ya konsep seperti ini diminati karena mereka ingin santai dan berbaur dengan tamu," tambah dia.
Nah, untuk Anda yang ingin mempersiapkan pernikahan, Emil menyarankan agar mulai merencanakan enam bulan sebelumnya. Hal ini dibutuhkan untuk mematangkan kebutuhan pernikahan secara detil sehingga mampu mewujudkan pernikahan yang Anda impikan.
"Idealnya mempersiapkan pernikahan 6 bulan sebelumnya. Tapi ada juga yang 3 bulan atau 2 bulan. Bisa sih bisa tapi secepat apa pengantin bisa membuat keputusan yang kami berikan," ulasnya selain membahas tren pernikahan 2018.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Maarten Paes Mulai Kehilangan Tempat di Ajax, Petinggi PSSI Pasang Badan
- Emil Audero Cabut, Cesc Fabregas Blak-blakan Dibuat Kecewa Kiper Como
- Powder Foundation Wardah untuk Kulit Sawo Matang Shade Apa? Ini 5 Pilihannya
- Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif
Pilihan
-
Badan Geologi Ungkap Kondisi Anak Krakatau Terkini: Tak Ada Potensi Runtuh Picu Tsunami
-
Terungkap! Sebelum Audiensi dengan Pimpinan DPR, Botok Ditelpon Prabowo
-
Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Terdeteksi hingga Bandung, BMKG Ungkap Dua Klaster
-
Gemuruh Erupsi Gunung Anak Krakatau Terdengar Hingga Pesisir Pandeglang: Bikin Rumah Bergetar
-
Muncul Kubah Lava Baru di Gunung Anak Krakatau, PVMBG Jawab Kekhawatiran Potensi Tsunami
Terkini
-
Enam Bandara Lumpuh akibat Abu Anak Krakatau, Kertajati hingga Juanda Disiapkan Jadi Alternatif
-
Erupsi Gunung Anak Krakatau, Penutupan 6 Bandara Diperpanjang 4 Jam
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi, PM Malaysia Titip Pesan ke Jokowi Ucap Solidaritas
-
5 Parfum Citrus Woody Terbaik: Wangi Segar dengan Sentuhan Kayu yang Elegan
-
Spesifikasi Masker Terbaik untuk Melindungi Anak dari Abu Abrasif Anak Krakatau
-
Selesai Erupsi 25 Jam Tanpa Henti, Gunung Anak Krakatau Masih Berstatus Siaga
-
Berburu Kuliner Legendaris di Batam: Kelezatan Mie Tarempa dan Luti Gendang
-
Para Artis Ungkap Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau: Semoga Allah Lindungi Kita
-
Erupsi Anak Krakatau, Kemenhub Tutup 6 Bandara akibat Abu Vulkanik
-
Erupsi Anak Krakatau, Terpantau Antrean Kendaraan Barang di Pelabuhan Merak