Suara.com - Ungkapan Ibu bahagia, anak bahagia tak hanya sekedar ungkapan biasa. Hal ini berpengaruh pada masa kehidupan sang buah hati secara keseluruhan.
Sebaliknya, ibu yang merasa tak bahagia atau mengalami depresi, menurut sebuah penelitian, juga dapat mempengaruhi stres dan kesejahteraan fisik anak sepanjang hidup mereka.
Temuan yang dipublikasikan dalam Journal of Diabetes, menunjukkan bahwa ibu yang depresi memiliki hormon kortisol dan secretory immunoglobulin (s-IgA) yang lebih tinggi seperti dilansir di Thehealthsite.
Keduanya dapat menjadi salah satu penyebab stres, tingkat sistem kekebalan tubuh yang lemah dan menunjukkan pola asuh yang lebih negatif terhadap ibu maupun buah hati mereka.
"Kami menemukan bahwa paparan depresi ibu merusak fungsi sistem kekebalan tubuh anak dan respons stres pada dekade pertama kehidupan anak, yang pada gilirannya, menyebabkan psikopatologi anak yang lebih besar," kata penulis senior Ruth Feldman dari Interdisciplinary Center Herzliya di Israel.
Untuk penelitian ini, tim mengikuti perkembangan 125 anak sejak mereka lahir hingga mereka berusia 10 tahun. Pada usia 10 tahun, hormon kortisol dan s-IgA ibu dan anak-anak diukur.
Tim mengamati interaksi mereka dan para peserta juga menjalani diagnosis psikiatri. Para peneliti menemukan bahwa anak-anak dari ibu yang depresi cenderung menunjukkan gangguan kejiwaan tertentu, memiliki tingkat s-IgA yang lebih tinggi, dan menampilkan penarikan sosial yang lebih besar.
“Kami juga menemukan bahwa gangguan pada respon stres dan kekebalan tubuh anak dibentuk oleh efek yang sama dari depresi pada tekanan dan sistem kekebalan tubuh ibu dan konsekuensinya adalah adanya pengurangan kualitas pengasuhan ibu,” kata Feldman.
Sehingga cukup penting bagi seorang ibu untuk merasa bahagia sehingga menularkannya pada kehidupan sang anak.
Baca Juga: Berkat #BukaSuspendAkunCakImin, Cak Imin Berkicau Lagi
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Kepala Bapanas dan Dirut Bulog Turun Langsung ke Alor Serahkan Bantuan Pangan Perdana ke Alor
-
Aksi Penembakan Pecah di Festival Budaya Lembah Baliem Papua, 2 Orang Jadi Korban
-
Amran Sulaiman Semprot Pengamat Pangan: Saat Impor Diam, Swasembada Malah Teriak!
-
Bukan Cuma Enak, Ini Alasan Udang Sulsel Jadi Favorit Orang Jepang
-
7 Cara Pakai Concealer Bawah Mata Agar Tidak Crack dan Halus Seharian
-
Flawless Tanpa Dempul! 3 Foundation Full Coverage Buat Tutupi Bekas Jerawat
-
Kang Edai dan Kemiren: Ketika Budaya Osing Menjadi Jalan Menuju Kesejahteraan Desa
-
Pembunuhan Bos Konter HP Ambarawa: Pelaku Siapkan Palu Sebelum Beraksi, Sempat Kembali Datangi TKP
-
SIM Digital Berlaku Sah Pengganti Kartu Fisik, Begini Cara Aktivasinya di HP
-
Nyoman Nadiana, Les Grow, dan Astra: Modal Lokal VS Pendampingan Tepat