Suara.com - Wajah Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla (JK) tiba-tiba muncul di sebuah video Tiktok. Namun, bukan tentang video pidato atau wawancara yang biasa ia lakukan, sang Wapres Jusuf Kalla muncul dengan sisi yang berbeda. Video yang mendadak jadi viral itu memerlihatkan JK asyik goyang bersama cucu.
Video yang diunggah melalui akun Tiktok dengan nama @jamidogger itu memerlihatkan, Jusuf Kalla asyik bergoyang sambil diiringi musik modern Hiphop. Awal mula video itu hanya memerlihatkan seorang gadis remaja berambut pendek sebahu sedang asyik berjoget sendiri dengan garakan modern dance di sebuah kamar.
Saat sedang asyik berjoget, tiba-tiba muncul sosok lelaki dari belakang sedikit-sedikit.
Setelah semakin dekat, tampak jelas pria itu adalah Jusuf Kalla. Semula JK hanya ikut joget yang tampak dari tepi frame. Kemudian pada detik 19, Jusuf Kalla muncul penuh di kamera.
Tanpa ragu JK langsung mengangkat tangan, menggerakan tubuh, dan menghentakkan kaki mengikuti irama music hiphop yang berputar.
Selang beberapa saat setelah video itu tersebar barulah diketahui bahwa Jusuf Kalla berjoget hiphop bersama cucunya yang bernama Jamila. Video itu pun langsung tersebar ke media sosial lain, seperti Twitter dan Instagram.
Salah satu akun Twitter, @jalanankota yang mengunggah ulang video tersebut kini sudah mendapat 2300 like, 1800 retweet, dan 99 komentar. Banyak yang menyebut Jusuf Kalla adalah kakek gaul milenial yang sangat kekinian.
Banyak manfaat yang didapat jika anak-anak memiliki hubungan yang dekat dengan kakek dan nenek. Ini diantaranya
1. Sang cucu kelak bisa kendalikan masalah emosi
Baca Juga: Jokowi Resmikan Tol Desari: Harapannya Mempercepat Mobilitas
PSebuah studi dilakukan di University of Oxford menemukan bahwa anak-anak yang memiliki kedekatan dengan kakek-nenek mereka memiliki masalah dalam hal emosi dan perilaku yang lebih rendah ketimbang anak-anak yang tidak dekat dengan kakek-nenek mereka. Kakek-nenek disebut benar-benar dapat memengaruhi hidup dalam beberapa cara yang berbeda.
2. Sang cucu minim kena depresi
Sebuah studi pada 2007 yang diterbitkan dalam Journal of Social Issues menemukan orang yang memiliki kedekatan kuat dengan orangtua termasuk kakek dan neneknya akan lebih minim kena gejala depresi.
Nah, bicara aksi Jusuf Kalla ini bagaimana menurut Anda?
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?