Suara.com - Seorang Kutu Buku atau pencinta buku mungkin sering dianggap sebagai probadi yang antisosial, introvert dan terlalu banyak bertanya. Padahal sebenarnya ada begitu banyak hal yang bisa dibanggakan oleh seorang Kutu Buku. salah satunya adalah kepribadian baik.
Si kutu buku adalah orang-orang yang memiliki kepribadian baik dan itu terbukti secara ilmiah. Orang yang membaca buku secara teratur terbukti sebagai manusia yang lebih baik, dan memiliki keterampilan yang lebih baik secara umum, sehingga bisa membantu mereka mengatasi situasi tertentu dalam kehidupan.
Berikut adalah alasan yang menjelaskan mengapa mereka yang senang membaca buku adalah manusia yang lebih baik, dilansir dari Times of India.
1. Si kutu buku orang yang tenang
University of Sussex melakukan penelitian yang menemukan bahwa 6 menit membaca buku dapat mengurangi tingkat stres hingga 68 persen! Ini dapat menenangkan saraf dan membantu mereka menjadi lebih rileks dan tenang.
2. Pendengar yang baik
Ahli saraf ternama, Baroness Susan Greenfield, telah melakukan eksperimen di mana ia menyimpulkan bahwa si kutu buku yang membaca secara teratur sebenarnya membantu meningkatkan perhatian dan meningkatkan kemampuan kita untuk fokus. Ini memang bisa membuat kita berpikir lebih jernih dan karenanya, mendengarkan orang lain dengan benar sebelum berbicara.
3. Memiliki ingatan yang baik
Sudah terbukti secara ilmiah bahwa orang yang banyak membaca memiliki otak yang kompleks, yang bekerja pada tingkat yang sedikit lebih tinggi daripada mereka yang tidak. Fakta ini terbukti oleh penelitian yang dilakukan Ken Pugh di Yale University. Nah, manfaat dari ingatan yang baik jelas cukup banyak.
Baca Juga: Lawan Australia di Perempat Final, Fakhri: Apa pun Bisa Terjadi
Menurut sebuah penelitian yang dibuat oleh Archives of Neurology di Berkeley, membaca secara teratur dari usia muda bahkan dapat membantu melawan Alzheimer's Disease!
4. Seornang yang empati
Ketika banyak membaca, seseorang akan menemukan banyak karakter dan cerita di dalamnya, dan karenanya hal ini dapat membuat kutu buku lebih berempati terhadap sesama makhluk lain, karena mereka lebih mungkin memahami penderitaan, daripada orang-orang yang tidak membaca.
5. Sehat mental
Neuroscientist Baroness Susan Greenfield melakukan penelitian pada tahun 2009 menunjukkan bahwa membaca baik untuk kesehatan mental dan fisik kita. Studi ini mengungkapkan bahwa otak seorang kutu buku benar-benar dapat mengalami suara, pemandangan, bau dan rasa yang dijelaskan di halaman-halaman buku. Profesor Oxford John Stein juga menemukan bahwa membaca secara teratur membuat otak kita berfungsi lebih baik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
Terkini
-
5 Tradisi Lebaran dari Berbagai Negara: Indonesia Lebih Unik dari yang Lain?
-
Cerita Desainer, Tren Belanja Baju Lebaran 2026 Cenderung Menurun Dibanding Tahun Lalu
-
Apakah Anak Umur 1 Tahun Wajib Zakat Fitrah? Begini Penjelasan Hukumnya
-
Sah! 1 Syawal 1447 H Resmi Ditetapkan, Ini Tanggal Lebaran 2026
-
Berapa Bayar Zakat Fitrah 2026? Ini Besaran dan Batas Akhir Pembayarannya
-
5 Tips Mengelola Uang THR Anak dengan Bijak agar Tetap Bisa Ditabung
-
Pemerintah Lebaran Tanggal Berapa? Ini Link Pantau Hasil Sidang Isbat Idulfitri 2026
-
5 Tradisi Lebaran di Indonesia: Perang Ketupat sampai Grebeg Syawal
-
Niat Mandi Sunnah Salat Idul Fitri, Ini Tata Cara dan Penjelasannya
-
Berapa Kekayaan Michael Bambang Hartono? Bos Djarum Masuk Jajaran Orang Terkaya di Indonesia