Hasilnya?
Selama 1 jam Mahakam Ulu terdiam. Ribuan masyarakat terliaht enjoy dihibur perempuan berdarah Jawa-Sunda itu.
"Banyak yang main jazz sekarang. Itu bagus banget. Jazz seksi dan sekarang sudah mulai jadi gaya hidup," kata Trie Utami.
Iai menilai, keanekaragaman budaya dari masing-masing daerah di Indonesia sepatutnya memiliki potensi untuk mengembangkan budaya tersendiri dari sisi musik.
"Potensi mendatangkan wisatawan lewat musik sangat besar. Di Mahakam Ulu ini misalnya. Ada gitar ala Kalimantan yang bernama Sapeq. Ternyata saat dikolaborasikan dengan jazz hasilnya bagus banget. Jenis kesenian seperti ini yang bisa mengangkat potensi daerah di Indonesia," paparnya.
Kabid Pemasaran Area III Pemasaran I Regional II Kemenpar, Sapto Haryono, yang datang ke tengah acara juga punya tone senada. Atmosfer kehidupan masyarakat desa yang hommy, kaya dengan sentuhan budaya, panorama alam yang eksotis, dan nuansa kekeluargaan yang belum tentu bisa ditemukan di negara lain dan menjadi magnet tinggi bagi Mahakam Ulu.
“Dijamin seru. Silakan datang ke Mahakam Ulu,” ujarnya.
Kebetulan menghidupkan daerah terluar, memajukan ekonomi di daerah tertinggal, merupakan bagian dari misi Presiden Joko Widodo. Spiritnya sejalan dengan program crossborder Kementerian Pariwisata.
“Semakin ramai dengan kegiatan, maka kegiatan ekonomi di kawasan itu juga akan semakin hidup. Jangan lupa berkolaborasi. Harmoni dan sinergi adalah kunci sukses kita. academician, business, community, government dan media, semuanya harus dilibatkan. Kata kuncinya, Indonesia Incorporated,” kata lelaki berkacamata itu.
Baca Juga: Festival Hudoq 2018 Mahulu, Trie Utami Siap Sajikan Jazz
Berita Terkait
-
Dampak Konflik Timur Tengah, Pariwisata RI Terancam Kehilangan Devisa Rp184 Miliar Per Hari
-
Menpar Fokuskan Pariwisata Berkualitas, Capaian 2025 Lampaui Target dengan 15,39 Juta Wisman
-
Tatap Tourism 5.0, Kemenpar Beberkan 6 Tren Global dan 5 Program Unggulan Pariwisata 20252026
-
Jawaban Menpar Widiyanti Usai Diberi Nilai 50 Oleh Anggota DPR: Subjektif, Cuma Satu Orang
-
Kritik Kebijakan Pariwisata, Anggota Komisi VII DPR Ini Beri Menpar Widyanti Nilai 50 dari 100
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Apa Itu Syawalan? Tradisi setelah Lebaran yang Sarat Makna
-
Puncak Arus Balik Mudik Sebentar Lagi, Mending Berangkat Pagi atau Malam?
-
Bacaan Niat Puasa Syawal Digabung Puasa Senin Kamis, Bolehkah?
-
10 Cara Menyimpan Kue Lebaran Tetap Renyah dan Tahan Lama, Anti Melempem!
-
5 Cara Alami Usir Kolesterol usai Santap Sajian Lebaran, Simvastatin Minggir Dulu
-
Promo Indomaret Lebaran 2026 Lengkap: Diskon Biskuit Kaleng, Sirop, hingga Sembako
-
Hukum Menikah di Bulan Syawal, Benarkah Sunah? Begini Penjelasannya
-
Baju Lebaran Warna Putih Kena Noda Santan? Begini Cara Menghilangkannya
-
Staycation Lebaran Makin Seru! Intip Kemewahan Baru Mercure Jakarta Grogol yang Penuh Sentuhan Lokal
-
Anti-Mainstream! Coba Resep Puding Susu Karamel Ini untuk Maniskan Momen Lebaran Keluarga