Suara.com - Tren budaya Korea di Indonesia tampaknya tak hanya berlaku untuk seni musik dan film. Berbagai jenis makanan Korea pun juga kini begitu mudah didapat di Indonesia, mulai dari gerai sederhana hingga restoran mewah.
Nah melihat masakan Korea yang begitu populer di Indonesia, KOTRA (Korea Trade-Investment Promotion Agency) mendukung upaya Rebach Internasional untuk memberikan pelatihan memasak bagi remaja dari golongan ekonomi rendah yang berada di panti sosial di Jakarta agar mereka mampu mandiri.
Disampaikan Kepala Kantor Urusan Perdagangan KOTRA, Kim Byung-sam, kegiatan ini tak hanya bertujuan untuk mengenalkan dan mempromosikan makanan Korea ke masyarakat Indonesia namun di sisi lain juga membantu para remaja ini untuk mendapatkan pekerjaan yang layak di masa mendatang.
Sebagai permulaan, kegiatan ini dilakukan pada remaja yang berada di Panti Sosial Bina Remaja Taruna Jaya 1 (PSBRTJ1) di bawah Dinas Sosial Jakarta Selatan yang berlokasi di kawasan Tebet.
"Selama dua bulan kita melakukan program test tentang kelas masakan Korea yang di support oleh KOTRA di jurusan tataboga. Nah di 2019 mendatang kelas masakan Korea akan menjadi program reguler yang akan di support oleh KOICA (Korea International Cooperation Agency)," ujar Kim dalam temu media di Jakarta, Kamis (15/11/2018).
Dalam kesempatan yang sama, Chef Cho Yeong Gwang dari Rebach International mengatakan bahwa para siswa yang memiliki ketertarikan dalam dunia tata boga akan diberi pelatihan memasak makanan Korea dari dasar sampai ke level yang sesuai sehingga nantinya dapat dipergunakan untuk memperoleh pekerjaan di restoran Korea yang ada di Indonesia.
"Makanan Korea memang mulai terkenal di Indonesia sejak demam drama Korea dan musik Kpop. Tapi cara memasaknya dan bumbunya tentu berbeda dengan masakan Indonesia. Jadi kami akan mengajari kuliner Korea yang beragam dan memiliki karakteristik yang unik serta kaya akan bumbu," sambung Chef Cho.
Acara ini dihadiri oleh kurang lebih seratus orang, yaitu para petinggi dan peserta didik. Para petinggi yang hadir antara lain pegawai dari Dinas Sosial DKI Jakarta, Kepala Panti Sosial Bina Remaja Taruna Jaya 1, Ahmad Dumyani, perwakilan dari KORINDO dan juga LG Service Center Indonesia, perwakilan Rebach Internasional, Park Young-jun, serta Ambassador ADRF, Mr. Shin Hyun-jun.
Kim berharap kegiatan ini bisa memberi manfaat baik bagi dua negara, yakni Korea maupun Indonesia. "KOTRA akan selalu mendudukung kegiatan CSR perusahaan-perusahaan Korea di Indonesia untuk kemakmuran bersama," tandas dia.
Baca Juga: Yuk, Intip 5 Momen Bulan Madu Anisa eks Cherrybelle di Korea
Berita Terkait
-
Pembacok Pemuda Sampai Sekarat: Saya Mabuk, Nggak Mikir Apa-apa
-
Cegah Remaja Minum Rebusan Pembalut, Polisi Gandeng Tokoh Agama
-
Remaja Mabuk Air Rebusan Pembalut, Pengamat Soroti Media Sosial
-
Remaja Mabuk Oplosan Air Rebusan Pembalut, Ini Kata Psikolog
-
Heboh Remaja Mabuk Rebusan Pembalut, Ini Bahaya yang Mengancam
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
7 Ide Lomba 17 Agustus Lucu untuk Bapak-bapak dan Ibu-ibu
-
Narasi 'Antek Asing' Disebut Warisan Hendropriyono, Dipakai Untuk Delegitimasi Kritik Publik
-
Wamendagri Wiyagus Dorong Percepatan Desa dan Kelurahan Siaga TBC di Provinsi Riau
-
Momen Akrab Prabowo dan PM Anutin, Antar Sampai Tangga Pesawat
-
Menyaksikan Lahirnya Sebuah Peradaban dari Buku Bara di Atas Demak Bintara
-
War Tiket Upacara 17 Agustus di Istana Daftar di Mana? Ini Link dan Syarat yang Dibutuhkan
-
Bukan Akar Masalah! Pencopotan 137 Kepala Dapur SPPG Tak Perbaiki Program MBG
-
Aguan Lapor, Laba PANI Melejit 484% Jadi Rp1,7 Triliun
-
Benarkah Kesepakatan AS-Iran Sudah Dekat?
-
Ogah Terima Materi, Sumarsih Tagih Janji Pemerintah Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM 1998