Suara.com - Jaksa KPK M Takdir mengungkap ada artis cantik yang menginap di hotel dengan suami Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany, Tubagus Chaeri Wardhana alias Wawan.
Wawan menggunakan alasan sakit demi bisa bermalam bersama teman wanitanya. Sampai kini sosok artis yang menginap dan diduga selingkuh dengan Wawan masih misterius.
Hal itu diungkap dalam sidang kasus korupsi Bekas Kepala Lapas Sukamiskin Wahid Husen. Wahid didakwa menerima suap dari narapidana korupsi Tubagus Chaeri Wardhana alias Wawan sejumlah Rp 63,39 juta. Duit suap itu diberikan agar Wawan bisa plesir ke luar penjara.
"Ya teman wanitanya itu diduga artis," kata M Takdir beberapa waktu lalu.
Bicara perselingkuhan pria dan wanita sebetulnya memiliki peluang yang sama dalam melakukan selingkuh. Namun alasan keduanya sangat berbeda. Sebuah survei yang dilakukan Universitas Chapman, Amerika, mengungkap kalau dampak perselingkuhan terhadap lelaki dan perempuan ternyata berbeda satu sama lain.
Survei yang melibatkan 64 ribu orang yang dimuat dalam jurnal Archives of Sexual Behavior baru-baru ini menyebutkan kalau lelaki ternyata lebih sakit hati kalau pasangannya berselingkuh secara fisik, sementara perempuan lebih sakit hati kalau pasangannya selingkuh ‘hati’.
"Laki-laki heteroseksual benar-benar menonjol dari semua kelompok lainnya: mereka adalah satu-satunya orang yang paling kecewa dengan perselingkuhan seksual ketimbang perselingkuhan emosional," jelas David Frederick, salah satu peneliti.
Sementara sebaliknya, perempuan justru paling kecewa kalau pasangannya selingkuh secara emosional.
Temuan tersebut ternyata konsisten dengan perspektif evolusi.
Baca Juga: Minta PNS Naik Transportasi Umum, Anies Hapus Subsidi Parkir Awal Tahun
Sedangkan buat lelaki dan perempuan biseksual tidak berbeda secara signifikan. Lelaki gay dan perempuan lesbian juga tidak berbeda.
Namun intinya, perselingkuhan seksual dan emosional dapat menyebabkan kerusakan pada masing-masing pada individu dan mengarah ke patah hati, plus menyebabkan berakhirnya hubungan.
Respon lelaki dan perempuan terhadap ancaman perselingkuhan berkisar pada kecemburuan yang intens.
"Cemburu juga bisa memicu perilaku berbahaya dan kekerasan sehingga sangat penting untuk memahami apa yang menjadi pemicu paling ampuh," kata Frederick.
Survei ini melibatkan 63.894 peserta berusia 18 sampai 65 tahun, kebanyakan peserta survei berkisar di usia 30-an.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo
-
Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung