Suara.com - Paspor merupakan dokumen penting dan wajib Anda miliki jika sedang atau akan bepergian ke luar negeri. Karena paspor berisikan biodata pemegangnya yang meliputi antara lain foto pemegang, tanda tangan, tempat dan tanggal kelahiran, informasi kebangsaan dan juga beberapa informasi lain mengenai identifikasi individual.
Kasubag Humas Direktorat Jenderal Imigrasi, Sam Fenando berbagi tips aman menjaga paspor jika sedang traveling ke luar negeri.
"Jadi kalau Anda sedang di luar negeri, jaga baik-baik paspornya ya. Simpan di tempat yang aman agar tidak hilang," ujarnya membuka obrolan kepada Suara.com, Kamis (3/1/2019).
Sam menegaskan untuk para traveler yang kerap nepergian ke luar negeri, selalu pastikan masih ada halaman kosong di paspor. Jika sudah penuh segeralah lakukan penggantian paspor agar perjalanan lebih tenang dan nyaman.
Lalu bagaimana jika paspor hilang saat sedang traveling ke luar negeri?
"Yang paling terpenting harus tenang, jangan panik, semua ada solusinya. Pastikan terlebih dahulu paspor benar hilang dan tidak terselip, ceritakan jujur dan apa adanya saat membuat laporan kehilangan paspor. Kedua, bila benar hilang, segera melapor ke kantor perwakilan Indonesia, ikuti prosedur Indonesia untuk mendapatkan SPLP (Surat Perjalanan Pelaksana Pelapor)," bebernya.
JIka bepergian lebih dari sepekan, kunjungi KBRI dan melaporkan kedatangan di sana. Hal ini memang tidak diwajibkan, namun akan sangat penting untuk mengantisipasi jika sewaktu-waktu kehilangan paspor atau bahkan mengalami masalah di negara tersebut.
Meski terlihat tidak penting, kegiatan lapor diri ini akan membuat kedatangan tercatat di KBRI. Anda akan lebih mudah mengurus segala sesuatunya, jika sewaktu-waktu mengalami masalah atau bahkan kehilangan paspor Anda di negara tersebut.
Bukan hanya itu saja, informasi yang Anda berikan kepada pihak KBRI, akan memudahkan mereka untuk menghubungi keluarga ataupun kerabat dekat.
Baca Juga: Huawei Bakal Jadi Produsen Smartphone Paling Top di Dunia Tahun 2019?
"Selalu photo paspor Anda pada bagian cap atau tanda masuk ke negara tujuan, dan jangan lupa lapor diri ke perwakilan Indonesia bila bepergian dalam waktu yang lama," tegas Sam.
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana