Suara.com - Setelah sukses menyelenggarakan Run To Care 2018 dengan rute Yogyakarta-Semarang pada 10-12 Agustus 2018 lalu, SOS Children's Villages Indonesia kembali menggelar ultra marathon (lari marathon) sekaligus ajang lari sambil beramal, Run To Care Bali 2019 dari Denpasar sampai Tabanan sejauh 150 KM.
Acara tersebut akan dilaksanakan pada 2 sampai 4 Agustus dengan waktu maksimal 38 jam.
Selama berlari dari Denpasar menuju Tabanan yang melintasi Singaraja, peserta akan melihat keindahan Pulau Dewata yang memukau.
"Peserta nanti bisa melihat pemandangan Bali mulai dari pantai, pegunungan sampai desa-desa di Bali yang indah," kata National Director SOS Children's Villages Indonesia, Gregor Hadi Nitihardjo di hadapan media dalam acara #JadikanAnakMudaHebat di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Jumat, (11/1/2019).
Run To Care 2019 akan dibuka sebanyak tiga kategori yaitu kategori individu 150 KM, Relay 2 orang masing-masing 75 KM, dan Team 4 orang masing-masing 35-40-35-40 KM.
Tahun 2018 lalu, Run To Care Yogyakarta-Semarang berhasil menggalang dana sebesar Rp 1.9 milyar lebih.
Dana yang telah terkumpul akan dipergunakan untuk peningkatan kualitas pendidikan bagi anak-anak yang telah kehilangan pengasuhan orangtua serta peningkatan pelatihan keterampilan kerja bagi anak muda di SOS Children's Villages Indonesia.
"Melalui dukungan teman-teman pelari Run To Care, SOS Children's Villages akan mendorong lebih banyak anak muda memiliki kapabilitas agar dapat bersaing di pasar tenaga kerja," tambah Gregor Hadi.
Pendaftaran Run To Care Bali bisa dibuka pada Februari 2019 dan periode penggalangan dana akan dibuka mulai Mei melalui laman runtocare.com.
Baca Juga: Amien Rais ke KPU: Jangan Sok Berkuasa, Anda Cuma Pelaksana Ya!
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial