Suara.com - Awan hitam tengah menyelimuti keluarga gadis kecil berusia sembilan tahun yang meninggal dunia usai minum es krim di Costa Del Sol, Spanyol.
Diketahui keluarga ini baru saja menginap di penginapan Costa Del Sol untuk menikmati liburan.
Dilansir Guideku.com dari laman Mirror, murid sekolah asal Inggris tersebut diketahui memiliki alergi parah terhadap kacang-kacangan dan susu.
Anak perempuan yang namanya tak disebutkan ini lantas dilarikan ke rumah sakit terdekat di wilayah Marbella, Spanyol.
Saat keadaannya semakin memburuk, gadis kecil ini kemudian dipindahkan menuju RS Materno Infatil Malaga.
Sayang, anak perempuan ini mengalami kritis hingga akhirnya meninggal dunia.
Berita gadis meninggal usai makan es krim ini tentunya mengejutkan berbagai pihak.
Sebelumnya, keluarga anak perempuan tersebut diketahui menginap di hotel Club La Costa World di kota Mijas.
Seorang juru bicara Club La Costa World Resort and Hotel menyampaikan bela sungkawa kepada keluarga.
Baca Juga: Ini Liburan Vernita Syabilla, yang Disebut Dekat dengan Richie Five Minutes
Dirinya juga memberikan konfirmasi bahwa anak perempuan tersebut tidak makan es krim ketika berada di hotel.
''Usai makan es krim di pusat perbelanjaan setempat, gadis ini mengalami alergi parah,'' imbuhnya dikutip dari laman World of Buzz.
Otopsi telah dilakukan oleh Institut Kedokteran Forensik Malaga.
Hasil otopsi ini nantinya akan dikirim kepada penyidik untuk kemudian diinvestigasi lebih lanjut.
Toxicology yang berada di Seville kemudian akan memeriksa apa benar kematian anak gadis ini memang disebabkan oleh es krim yang dicicipinya atau bukan.
Sebelumnya tragedi serupa juga menimpa seorang wanita yang baru saja menikmati hidangan di restoran sebuah restoran Michelin di Spanyol.
Berita Terkait
-
Wajah Mbappe Berdarah! Arbeloa Ngamuk ke Wasit usai Real Madrid Ditahan Girona
-
LaLiga Buka Peluang Main di Maroko, Javier Tebas: Mengapa Tidak?
-
Daun Pisang Jadi Tren, Toko Es Krim Ini Mendadak Kreatif Efek Harga Plastik Naik
-
Viral Toko Es Krim Pakai Daun Pisang Akibat Harga Plastik Melonjak, Hasilnya Lebih Estetik
-
Belum Seratus Persen, Aprilia Prediksi Ducati akan Comeback di GP Spanyol
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Lirik Lagu Erika oleh OSD HMT ITB yang Berisi Pelecehan Seksual
-
7 Rekomendasi Parfum Heaven Scent Best Seller, Wangi Mewah Tak Harus Mahal!
-
Penemuan Fosil Kupu-Kupu Berusia 34 Juta Tahun di Prancis, Kondisi Masih Utuh
-
5 Sepeda Lipat Ukuran 20 yang Nyaman dan Praktis, Mulai Rp800 Ribuan
-
Kontroversi Dikidoy, Akun yang Live TikTok Sidang Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI
-
Apa itu Objektifikasi Perempuan? Berkaca pada Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI
-
Apa Beda Whistleblower dan Justice Collaborator di Kasus Pelecehan FH UI?
-
Kreatif Saja Tak Cukup, UMK Kuliner Perlu Bimtek untuk Tembus Pasar Lebih Luas
-
16 Nama Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual ke 27 Orang
-
5 Urutan Skincare Pagi dengan Day Cream dan Moisturizer yang Benar