Suara.com - Topik kesetaraan gender terus digaungkan oleh berbagai pihak, tak cuma kaum hawa tapi juga lelaki, salah satunya desainer Ari Saputra dari label Major Minor, yang memperjuangkannya lewat fesyen.
Dalam peragaan busana bertajuk The Future is Female, Major Minor adalah satu dari tiga label yang menutup ajang Plaza Indonesia Fashion Week 2019 pada Jumat (22/3/2019). Disampaikan Ari Saputra, koleksinya kali ini mengambil tema equilibrium yang berarti keseimbangan.
Ia terinspirasi dari budaya Jawa di kolonial Belanda. Kala itu, lanjut Ari Saputra, kalangan priyayi, ningrat atau bangsawan Jawa berupaya mensejajarkan diri dengan bangsa belanda, salah satunya lewat gaya berbusana.
"Hubungan dengan women empowerment itu kami menceritakan bahwa antara perempuan dan laki balance, tidak ada perbedaan. Sekarang ini apa yang dikerjakan lelaki bisa dikerjakan perempuan," ujar Ari Saputra di sela-sela temu media The Future is Female di Jakarta, Jumat (22/3/2019).
Ari Saputra menambahkan ada 31 look yang ditampilkannya dalam penutupan Plaza Indonesia Fashion Week 2019. Sesuai tema, Ari Saputra memberikan sentuhan maskulin pada koleksi Equilibrium dengan dominasi outer dan jas.
"Kita ingin tunjukkan bahwa perempuan bisa tampil bagus dalam jas yang bernuansa maskulin. Makanya kita mau memberi tahu bahwa perempuan bisa disetarakan dengan lelaki dengan cara itu," ceritanya tentang koleksi pakaian yang dirancangnya untuk kesetaraan gender.
Untuk bahannya sendiri, Ari Saputra mengatakan, menggunakan bahan stretch denim dan katun dengan warna-warna natural seperti abu, krem, hitam, putih hingga merah. Busana ini, kata Ari Saputra, bisa dikenakan sehari-hari baik untuk bekerja atau aktivitas lainnya.
"Bisa dipadupadankan dengan celana panjang dan dipercantik dengan asesori seperti bros. Koleksi ini kita siapkan selama tiga bulan," terang Ari Saputra.
Baca Juga: Ingin Kaya Hati, Raffi Ahmad Tak Lagi Prioritaskan Mobil Mewah
Selain Major Minor, desainer lain yang turut meramaikan penutupan Plaza Indonesia Fashion Week antara lain Sean dan Sheila yang mengangkat tema Apocalypse in Slow Motion dan desainer Toton yang mengangkat tema Fall/Winter 2019.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
6 HP Murah dengan Kamera Terbaik Januari 2026, Harga Mulai 2 Jutaan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
Terkini
-
7 Sunscreen Tone Up di Indomaret untuk Cerahkan Wajah, Mulai Rp17 Ribuan
-
5 Cat Rambut yang Ampuh Tutupi Uban di Alfamart, Harga Mulai Rp14 Ribuan
-
5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
-
5 Merek Vitamin B Complex Terbaik untuk Jaga Energi dan Saraf Usia 45 ke Atas
-
5 Fakta Keluarga Manohara Odelia Pinot, yang Kini Putus Hubungan dengan Sang Ibunda
-
5 Toner Centella Asiatica Murah Alternatif SKIN1004, Hilangkan Chicken Skin dan Tenangkan Kulit
-
Timothy Ronald Kupas Cara Raditya Dika Mengelola Investasi demi Kebebasan Finansial
-
6 Lipstik Matte yang Minim Transfer dan Ringan di Bibir, Murah Mulai Rp20 Ribuan
-
5 Rekomendasi Dehumidifier untuk Serap Kelembapan, Harga di Bawah Rp1 Juta
-
3 Zodiak yang Hidupnya Makin Lancar Setelah 12 Januari 2026