Suara.com - Pulau Bali tak hanya terkenal dengan keindahan pantainya saja. Di Tampaksiring, Gianyar, Bali, Anda bisa menemukan mata air suci yang dipercaya bisa membersihkan tubuh dari segala nasib buruk hingga menyembuhkan penyakit berat yang sedang dialami. Pura Tirtha Empul namanya.
Letak Pura Tirtha Empul tak jauh dari Istana Kepresidenan Tampaksiring. Wisatawan yang datang tampak didominasi oleh warga negara asing. Tampaknya kekuatan magis dari tempat ini membuat para pelancong mancanegara penasaran untuk membuktikannya.
Harga tiket masuk ke destinasi wisata ini berkisar mulai Rp 30 ribu untuk pelancong domestik dan Rp 50 ribu untuk pelancong mancanegara. Ketika memasuki area suci ini, para pelancong diharuskan menaati peraturan seperti tidak memakai celana baik pendek maupun panjang. Itu sebabnya sebelum masuk ke area pancuran, Anda baik laki-laki maupun perempuan akan diberikan kain adat yang dipakai sebagai rok.
"Untuk yang datang bulan juga tidak boleh masuk ke area ini ya. Mohon maaf sekali," ujar Wayan Wedi, salah seorang guide yang ditemui Suara.com, Kamis (26/4/2019).
Ada juga aturan untuk mengikat rambut baik untuk laki-laki dan perempuan. Pihak manajemen pun menyediakan karet untuk mempermudah pelancong merapikan rambutnya. Wayan mengatakan untuk pengunjung yang ingin mandi di sumber mata air, diwajibkan untuk berganti pakaian dengan kain yang sudah disediakan.
"Kalau mau mandi harus ganti kain dulu. Untuk perempuan nanti kain diikatkan ke bagian leher juga sehingga seperti baju. Kalau laki-laki hanya digunakan untuk menutupi tubuh bagian bawah," ujar Wayan.
Selanjutnya pengunjung yang ingin melukat di mata air suci ini dianjurkan untuk bersuci di pancuran secara berurutan. Total pancuran sendiri ada 14. Setiap pancuran dipercaya mendatangkan kebaikan yang berbeda-beda. Ada yang untuk membersihkan jiwa dan raga, mencari jalan keluar dari konflik rumah tangga yang dialami, hingga membersihkan diri dari pengaruh ilmu santet.
"Airnya mengandung mineral. Dingin, tapi ada rasa manis-manisnya. Tapi kalau mau mandi di sini nggak boleh pakai sabun, sampo juga nggak boleh," imbuhnya.
Baca Juga: Garuda Wisnu Kencana Dikukuhkan Sebagai Ikon Baru Pariwisata Bali
Di bagian belakang pancuran terdapat sebuah pura di mana masyarakat Hindu melakukan doa dan ritual keagamaan. Pura ini boleh dimasuki pemeluk kepercayaan lain asal menjaga sikap dan menghormati umat Hindu yang sedang menjalani peribadatan.
Di pintu keluar dari pemandian Tirtha Empul, Anda akan mendapati pasar yang menjual beragam pernak-pernik khas Bali mulai dari tas rotan, daster, cardigan, hingga bikini yang bisa ditawar dengan harga murah. Kuncinya jangan takut menawar separuh dari harga yang dikatakan penjual jika tak ingin merasa rugi. Selamat berwisata!
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara