Suara.com - Sri paduka, Maharaja Madho Singh I tak pernah berniat membangun Jal Mahal sebagai sebuah istana.
Istana megah di tengah danau ini semula hanyalah pondok bagi sang raja dan rombongan tamunya kala singgah dan berburu bebek di sekitar Danau Man Sagar.
Seperti bangunan-bangunan di Rajhastan pada umumnya, Jal Mahal dibangun dengan gaya simetris Rajput klasik.
Dinding-dindingnya terbentuk dari batu pasir berwarna cerah, amat kontras dengan permukaan danau nan biru. Sementara dedaunan hijau tumbuh lebat di pekarangan istana.
Pemandangan megah ini menjadikan Jal Mahal sebagai salah satu monumen yang paling banyak diabadikan oleh para wisatawan kala berkunjung ke Jaipur.
Berjarak 4 km dari pusat kota, Jal Mahal menjelma oase di tengah padatnya pemukiman kota Jaipur.
Satu tingkat bangunannya yang tampak berdiri di atas permukaan air merupakan lantai teratas Istana ini. Sementara empat tingkat bangunan di bawahnya terendam di dalam danau.
Konon, dinding bebatuan Jal Mahal yang terbuat dari mortar kapur nan padat dirancang khusus demi mencegah rembesan jutaan liter air selama lebih dari 250 tahun.
Tentu, kecanggihan desain dan teknologi Istana Air berbanding lurus dengan keindahan tampilan luarnya.
Baca Juga: Bubur India Masjid Pekojan, Tradisi Takjil Saudagar Gujarat
Tak hanya terlihat megah saat siang hari, keeksotisan Jal Mahal kian terpancar kala lampu sorot berwarna kuning dan pendaran rembulan turut menyelimuti Istana Air di malam hari.
Berita Terkait
-
Perdana di Langit Jakarta, Rafale Terbang Rendah di Istana Jelang HUT RI ke-81
-
Jangan Tertukar! Ini 5 Perbedaan Istana Negara dan Istana Merdeka
-
336 Ribu Berebut 5.500 Kuota HUT RI di Istana, Warga yang Belum Pernah Hadir Diprioritaskan
-
Rotasi Pasmar 1: Kolonel Sri Utomo Pimpin Brigif 1, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti
-
Bisa Deteksi Makanan Busuk di Ompreng, Ini Inovasi BRIN untuk MBG yang Bikin Prabowo Kepincut
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
91% Orang Indonesia Anggap Kesehatan Holistik Penting, Ternyata Bukan Sekadar Bebas Penyakit
-
Produksi Melimpah Harga Jatuh, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Nasib Petani Garam
-
BTN dan PPATK Renovasi 20 RTLH, Bantu Wujudkan Hunian Layak bagi Keluarga Prasejahtera
-
Cerdas! Begini Langkah Kang Edai Mengubah Desa Kemiren Jadi Naik Kelas
-
Arti Penting Berlian bagi Anggun C Sasmi: Bukan Sekadar Aksesori, tapi Self-Reward
-
5 Rekomendasi Sunscreen Ectoin untuk Memperbaiki Skin Barrier dan Anti Polusi
-
Sengketa 6,1 Hektare Kencana Bogor Memanas, AJB Dipersoalkan hingga Dugaan Rekayasa Hukum
-
5 Penyebab Bedak Cakey dan Crack di Garis Senyum, Ini Cara Mengakalinya
-
Bukan Asal Murah, Ini 5 Kriteria Tasya Kamila Saat Memilih Perabotan Rumah Tangga
-
HP 64 GB Mulai Lemot? Coba 6 Trik Sederhana Ini sebelum Ganti Ponsel