Suara.com - Kedelai Bisa Jadi Kunci Puasa Lancar, Ini 4 Manfaatnya.
Memilih makanan yang tepat saat sahur dan berbuka sangat penting saat menjalanan ibadah puasa.
Agar ibadah puasa senantiasa lancar dan bermakna, tubuh memerlukan asupan nutrisi yang terbaik. Karenanya, pilihan makanan ketika buka dan sahur harus diperhatikan.
Salah satu pilihan makanan yang dapat menunjang puasa Anda yaitu kacang kedelai. Kacang bernama latin Glycine max ini adalah salah satu bahan pangan dengan kandungan nutrisi terlengkap.
Makan kacang kedelai di bulan puasa secara rutin akan memberikan Anda sejumlah manfaat berkat nutrisi yang terkandung di dalamnya. Berikut manfaatnya dilansir Hello Sehat:
1. Sumber energi bagi tubuh
Seratus gram kacang kedelai rebus mengandung 189 kkal energi. Energi ini berasal dari 20 gram protein, 8 gram lemak, dan 13 gram karbohidrat. Tubuh Anda membutuhkan ketiga nutrisi penting tersebut untuk membentuk energi dan cadangannya selama berpuasa.
Manfaat tersebut bisa Anda dapatkan dengan makan olahan kacang kedelai di bulan puasa. Baik itu untuk sahur ataupun berbuka puasa secara rutin. Olahan kacang kedelai yang bisa menjadi pilihan di antaranya tahu, tempe, atau snack kedelai.
2. Sumber protein dan cadangan energi
Baca Juga: Bolehkah Berikan Susu Kedelai Setiap Hari pada Anak?
Ketika Anda berpuasa, tubuh tidak akan mendapatkan asupan karbohidrat sepanjang hari sampai tiba saatnya berbuka puasa. Setelah karbohidrat habis, tubuh menggunakan cadangan energi dari lemak untuk membentuk glukosa. Lambat laun, cadangan lemak juga akan habis sehingga tubuh menggunakan protein dari otot untuk membentuk energi.
Jika Anda tidak punya asupan protein yang cukup, tubuh pun akan kesulitan untuk mendapatkan sumber energi. Anda bisa jadi merasa lemas tidak bertenaga.
Makan kedelai di bulan puasa bermanfaat untuk mencegah dampak tersebut. Kandungan proteinnya yang tinggi akan membantu menyediakan sumber energi cadangan saat karbohidrat sudah habis. Selain itu, protein dalam kedelai juga akan membantu menjaga massa otot selama bulan puasa.
3. Melancarkan pencernaan
Kurangnya asupan air selama berpuasa dapat menyebabkan sembelit bagi sebagian orang. Terutama jika pola makan tidak diimbangi dengan konsumsi makanan kaya serat seperti sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian utuh.
Kacang kedelai mengandung cukup serat yang terdiri dari serat larut dan tak larut. Asupan serat yang Anda peroleh dari makan kacang kedelai akan difermentasi oleh bakteri baik pada usus sehingga memberikan manfaat berupa pencernaan yang lancar selama bulan puasa.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Kenapa Paskah Identik dengan Telur dan Kelinci? Begini Asal-Usulnya
-
Cara Exfoliating Toner agar Kulit Tak Iritasi, Ini 5 Rekomendasi Produknya yang Aman untuk Pemula
-
Urutan Skincare Wardah Acnederm Pagi dan Malam untuk Atasi Jerawat dan Bekasnya
-
APPMI DKI: Isu BBM Naik Bikin Warga Menahan Belanja Baju Lebaran 2026 Lalu
-
5 Sunscreen Stick untuk Re-Apply saat Pakai Makeup, Cocok untuk Pekerja Kantoran
-
Kenalan sama Godzilla El Nino, Fenomena Iklim Dampaknya Sampai Indonesia?
-
7 Skincare Bengkoang untuk Mencerahkan Wajah, Kulit Glowing Mulai Rp6 Ribuan
-
Bolehkah Retinol dan Niacinamide Dipakai Bersamaan? Ini Panduannya
-
Bikin SKCK Bayar Berapa? Cek Biaya Resmi Terbaru dan Syarat Lengkapnya di Sini!
-
5 Risiko Melahirkan di Usia 40-an seperti Annisa Pohan, Ada Tantangan Fisik dan Mental