Suara.com - Ketika menjalankan puasa di bulan Ramadan, umat muslim memang disunahkan untuk melakukan sahur. Kegiatan ini tentunya akan mengubah jam tidur selama satu bulan penuh. Jadi sangat wajar jika kita akan merasakan kantuk luar biasa saat makan sahur. Ada yang punya kebiasaan tidur setelah sahur?
Rasa kantuk setelah sahur membuat banyak orang yang bergegas untuk tidur lagi setelah melaksanakan salat shubuh. Memang ada sejumlah dampak negatif yang akan dirasakan kalau langsung tidur setelah sahur. Salah satunya adalah asam lambung yang naik.
Memang sangat disarankan jangan langsung tidur begitu saja setelah sahur. Tubuh kita perlu waktu untuk mencerna semuanya. Langsung tidur hanya akan membuat lemak bertumpuk dan jadi makin buncit. Ini juga yang menyebabkan berat badan menjadi naik.
Tak hanya itu, makanan yang baru masuk ke perut bisa berbalik, tadinya di lambung kemudian malah menuju kerongkongan. Hal itu biasanya disebut refluks.
Namun, jangan khawatir. Ada tips tidur setelah sahur agar asam lambung tidak naik.
Kalau kamu mengalami refluks, hal pertama yang akan kamu rasakan adalah kerongkongan terasa panas seperti terbakar. Selain itu, mulut juga akan jadi terasa pahit.
Hal ini tentu akan mengganggu puasamu. Itulah mengapa memberikan jeda waktu setelah sahur dan sebelum kembali tidur sangat penting.
Tips lain selain memberikan jeda waktu adalah mengakhirkan makan sahur. Malam sebelumnya tidurlah lebih awal, lalu saat bangun untuk sahur, tubuh sudah segar.
Dengan begitu saat selesai makan sahur, tak merasa mengantuk lagi karena kebutuhan tubuh untuk istirahat sudah terpenuhi sebelumnya.
Baca Juga: Bagi Penderita GERD, Ini Tips Sahur dan Berbuka Agar Asam Lambung Tak Naik
Tips tidur setelah sahur agar asam lambung tidak naik lainnya adalah tidur dengan menggunakan bantal yang lebih tinggi.
Hal tersebut untuk mencegah gaya grativitasi agar tidak membuat makanan dan asam lambung naik ke tenggorokan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Glaukoma Bisa Sebabkan Kebutaan Tanpa Gejala, Ini Hal-Hal yang Perlu Diketahui
-
Mengenal Operasi TAVI, Prosedur Jantung Modern Minimal Invasif yang Kini Hadir di Bali
-
Pentingnya Menjaga Kualitas Air Minum Isi Ulang agar Aman Dikonsumsi
-
Orang Tua Waspada! Ini Tanda Gangguan Pertumbuhan pada Anak: Pengaruh Hingga Dewasa
-
Vaksin Campak Apakah Gratis? Ini Ketentuannya
-
Tak Hanya Puasa, Kemenkes RI Sarankan Kurangi Garam, Gula, dan Lemak saat Ramadan
-
Gaya Hidup Sehat dan Aktif Makin Jadi Pilihan Masyarakat Modern Indonesia
-
Empati Sejak Dini, Ramadan Jadi Momen Orang Tua Tanamkan Nilai Kebaikan pada Anak
-
Stop Target Besar! Rahasia Konsisten Hidup Sehat Ternyata Cuma Dimulai dari Kebiasaan Kecil
-
Bibir Sumbing pada Bayi: Penyebab, Waktu Operasi, dan Cara Perawatannya